Kadinsos Datangi Rumah Keluarga Penyandang Disabilitas, 2.540 Kaum Difabel Ditangani Pemprov Bali

Kedatangan tim Dinas Sosial Provinsi Bali dan Kota Denpasar bertujuan melakukan pemantauan dan memberikan bantuan sembako

Kadinsos Datangi Rumah Keluarga Penyandang Disabilitas, 2.540 Kaum Difabel Ditangani Pemprov Bali
Tribun Bali/Wema Satyadinata
Kunjungan - Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra saat mengunjungi tiga KK penyandang disabilitas yang menempati lahan Pemprov Bali, Selasa (17/9/2019). Kadinsos Datangi Rumah Keluarga Penyandang Disabilitas, 2.540 Kaum Difabel Ditangani Pemprov Bali 

Kadinsos Datangi Rumah Keluarga Penyandang Disabilitas, 2.540 Kaum Difabel Ditangani Pemprov Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemberitaan tiga Kepala Keluarga (KK) yang anak-anaknya mengalami kelumpuhan dan tinggal tak jauh dari Pusat Pemerintahan Pemprov Bali, mendapat respon cepat dari Dinas Sosial Provinsi Bali.

Setelah sehari sebelumnya mengunjungi keluarga tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra kembali mendatangi ketiga KK yang tinggal menempati lahan Pemprov Bali di Jalan Tantular Gang Kehutanan, Banjar Jayagiri, Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar ini.

Kedatangan tim Dinas Sosial Provinsi Bali dan Kota Denpasar bertujuan melakukan pemantauan dan memberikan bantuan sembako.

Menurut Dewa Mahendra, sejak tahun 2007 ketiga KK ini sudah dalam penanganan Pemprov Bali, selanjutnya tahun 2015 mereka dibuatkan rumah permanen di atas lahan milik Pemprov Bali.

“Memang rumah itu statusnya tidak dimiliki, namun pinjam sementara,” kata Dewa Mahendra disela-sela kunjungannya, Selasa (17/9/2019).

Selain itu, khusus untuk penyandang disabilitas berat mendapat bantuan Rp 300 ribu per bulan per orang.

Pihaknya menegaskan sampai sekarang bantuan tersebut masih diberikan.

Namun tahun 2019 ini sedikit ada permasalahan karena SK-nya belum turun dari pihak kementerian dan pengirimannya harus melalui BRI sehingga terjadi keterlambatan dalam pemberian bantuan.

“Sistem pengirimannya harus dibuatkan rekening di BRI, dengan menggunakan sistem gesek didampingi oleh petugas pendamping Dinsos. Yang jelas bantuan masih tetap diberikan,” ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved