Kadis LH Denpasar Minta Laporkan Oknum yang Minta Uang, Sebut Denda Plastik Rp 500 Ribu adalah Hoax

Beberapa hari terakhir tersebar pesan berantai lewat media sosial terkait denda bagi yang membawa tas kresek saat berbelanja.

Kadis LH Denpasar Minta Laporkan Oknum yang Minta Uang, Sebut Denda Plastik Rp 500 Ribu adalah Hoax
Tribun Bali/Putu Supartika
Kadis DLHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Beberapa hari terakhir tersebar pesan berantai lewat media sosial terkait denda bagi yang membawa tas kresek saat berbelanja.

Dalam pesan tersebut dituliskan dendanya sebesar Rp 500 ribu dan langsung ditindak.

Atas adanya pesan berantai itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, I Ketut Wisada mengatakan apa yang ada dalam pesan tersebut tidak benar alias hoax.

Pesan yang beredar itu berbunyi:  

"Hindari dulu untuk membawa tas kresek kalau berbelanja di super market, mini market khususnya di Denpasar, Badung dan sekitarnya.

Serta kabupaten lain di Bali.

Karena oprasi agung ini melibatkan semua elemen keamanan terutama oprasi gabungan.jangan sampai diantara teman" ada yg kena denda sebesar Rp 500.000 langsung ditempat.

Demikian juga agar tidak merokok di tempat umum dan atau sedang berkendara, karena termasuk di dalam operasi agung. Semoga bermanfaat," begitu bunyi salah satu pesan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar, I Ketut Wisada mengatakan apa yang ada dalam pesan tersebut tidak benar alias hoax.

Bahkan dirinya juga mendapat laporan dari beberapa warga yang kena denda tersebut.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved