Rutin Vaksinasi, Namun Kasus Rabies di Badung Naik

Hingga bulan Agustus 2019 kasus gigitan hewan penular rabies mencapai 5.182 kasus

Rutin Vaksinasi, Namun Kasus Rabies di Badung Naik
Ilustrasi vaksinasi rabies - Rutin Vaksinasi, Namun Kasus Rabies di Badung Naik 

Rutin Vaksinasi, Namun Kasus Rabies di Badung Naik

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung telah melakukan vaksinasi massal terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).

Namun akan kembali melakukan penyisiran HPR yang mulai tanggal 9 September hingga November 2019.

Vaksinasi HPR kembali dilakukan lantaran ada beberapa yang belum divaksinasi, juga pada anjing yang baru lahir.

Dengan demikian, vaksinasi ini diharapkan bisa mengurangi penularan rabies di Badung.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Gede Asrama, menerangkan, selain dilakukan vaksinasi massal, juga telah menurunkan tim penyisiran HPR.

“Penyisiran ini untuk vaksinasi HPR anjing yang baru lahir, dan juga yang tidak tertangkap pada vaksinasi massal sebelumnya. Sehingga semua anjing bisa mendapat vaksinasi,” jelasnya, Senin (16/9/2019).

Kata dia, sebanyak tujuh tim penyisiran diturunkan.

Masing-masing tim berjumlah empat orang.

Untuk saat ini penyisiran difokuskan di Kuta Selatan karena menjadi daerah pariwisata.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved