Seorang Pria Todongkan Pisau Dapur Ke Pengunjung Pantai Kuta, Mengaku Berasal Dari Medan

Haposan Sinaga pun dibawa ke bagian SPKT untuk ditanyai lebih lanjut dan mencari tahu perkembangan apa yang ia ingat.

Seorang Pria Todongkan Pisau Dapur Ke Pengunjung Pantai Kuta, Mengaku Berasal Dari Medan
Istimewa
Pria Ini Todongkan Pisau Ke Pengunjung Pantai Kuta, Senin (17/9/2019) 

TRIBUN-BALI.COM, KUTA - Seorang pria yang diduga memiliki gangguan jiwa, membuat resah masyarakat dan wisatawan di Pantai Kuta, Badung, Bali.

Pria yang diketahui bernama Haposan Sinaga (30) asal Sumatra Utara, pada hari Senin (16/9/2019) pukul 17.30 wita secara tiba-tiba menodongkan pisau ke pengunjung pantai.

Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu I Putu Ika Prabawa dikonfirmasi Tribun Bali Selasa (17/9/2019) membenarkan kejadian tersebut.

"Ya benar. Informasi warga saat melaporkan ada seorang laki-laki membawa pisau dapur dan membuat resah para pengunjung pantai," ujarnya.

Lebih lanjut, aksi yang meresahkan wisawatan pantai tersebut terjadi tepat didepan Beachwalk, Kuta, Badung.

Mendapatkan informasi warga, tim kepolisian dari Polsek Kuta datang dan menghampiri pria tersebut lalu dibawa ke Pos Polisi QR 3 untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Pada saat digeledah tidak membawa identitas sama sekali, kemudian kita tanyain dari mana, ia mengaku dari Medan namun ia tidak menjawab siapa namanya saat kami tanyakan" lanjut Putu Ika.

Bahkan saat ditanya terkait pisau yang ia bawa, Haposan tidak juga menjawab, polisi pun langsung membawa ke Polsek Kuta oleh 2 anggota dari unit Sabhara QR 3 Beachwalk.

Haposan Sinaga pun dibawa ke bagian SPKT untuk ditanyai lebih lanjut dan mencari tahu perkembangan apa yang ia ingat.

"Dia ditanya nama dan dapat pisau tetap tidak menjawab. Beberapa saat setelah tim membawa orang ini ke Polsek Kuta. Datang seorang yang mengaku kakaknya," tambahnya.

Pria tersebut diketahui bernama Frans Alexander dan ia menjamin akan menjaga adiknya yang diduga mengalami depresi.

Dari keterangan kakaknya, polisi mendapatkan informasi bahwa Haposan Sinaga sempat menjalani perawatan di RS Jiwa Bangli sekitar bulan Mei 2019.

"Keterangan kakaknya, mereka tinggal sementara didaerah Benoa Square. Selanjutnya ia kita serahkan ke keluarganya untuk diajak pulang," tutupnya, Selasa (17/9/2019).

Penulis: Firizqi Irwan
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved