5 Tahun Beroperasi di Pasar Loak Kreneng, Taufik Dental Kini Ditutup, Dinkes : Kami Juga Baru Tahu

Taufiq Dental beroperasi di tempat terbuka dengan menggelar tempat praktik berjejer dengan pedagang loak di Pasar Kreneng.

Istimewa / Dinas Kesehatan Kota Denpasar
Dinas Kesehatan Kota Denpasar Tutup Praktek Taufiq Dental di Pasar Loak Kereneng 

Selain disana, Taufiq juga melayani buka praktek di rumah kosnya.

''Kami juga baru tahu ini pertama kalinya ada tukang gigi yang beroperasi di tempat terbuka dan kumuh seperti ini,'' akunya.

Selama ini, pihaknya melakukan pembinaan dan pengawasan terbatas pada anggota organisasi profesi. Selebihnya, aku dia seperti halnya Taufiq Dental luput dari pantauan.

''Pembinaan kita lakukan secara persuasif, kita juga tdk bisa melarang mereka melakukan profesi mereka. Kami hanya bisa mengimbau pekerjaan ini juga harus dilajuksan sesuai standar dan mutu tertentu,'' imbaunya.

Ia menuturkan, penutupan praktek tukang gigi ini dilakukan guna mencegah adanya kejadian malapraktek yang merugikan masyarakat.

''Sebagai pelajaran juga agar masyarakat tidak mudah terbohongi oleh praktek-praktek liar seperti ini. Bagaimanapun, masyarakat berhak mendapat pelayanan sesuai standar dan mutu kesehatan,'' jelasnya.

Ia melanjutkan, pihaknya bersama Satpol PP Kota Denpasar menindak yang bersangkutan dilarang kembali beroperasi sebelum memenuhi syarat sesuai ketentuan.

''Hanya kami suruh tutup saja, tidak ada barang yang kami sita. Selanjutnya akan ada pembinaan yang ditangani dari Satpol PP,'' jelasnya.

Sementara, anggota penyidik PPNS Satpol PP Kota Denpasar, AA Bagus Jimantara mengatakan, tindak lanjut dari Satpol PP akan memanggil kembali yang bersangkutan pada Kamis (19/9) mendatang.

Selain tidak mengantongi izin, yang bersangkutan dinilai tidak memenuhi SOP tukang gigi lantaran beroperasi di tempat terbuka dan tidak higienis.

''Yang bersangkutan melakukan pekerjaan di luar kewenangan tukang gigi,'' ungkapnya dikonfirmasi.

''Tidak ditindak, nanti dari Satpol akan melakukan pembinaan dan pengarahan yang bersangkutan untuk mengurus ijin dan mencari tempat yang layak untuk praktek,'' pungkasnya. (azm)

Penulis: eurazmy
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved