Anak Korban Tertimbun Longsor di Karangasem Menangis & Peluk Jenazah Ibunya, Ini Firasat Terakhirnya

Saat meratakan pasir di atas truk, tiba-tiba tebing setinggi hampir 20 meter ambruk dan menghantam truk.

Anak Korban Tertimbun Longsor di Karangasem Menangis & Peluk Jenazah Ibunya, Ini Firasat Terakhirnya
Tribun Bali/Saiful Rohim
EVAKUASI KORBAN - Petugas dan warga mengevakuasi korban yang tertimbun longsor di Desa Pempatan, Karangasem, Selasa (17/9/2019) siang. Kondisi truk hancur dihantam tebing longsor. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kejadian nahas menimpa dua orang tukang kosek Ni Wayan Gumbreg (30) dan I Nyoman Dadi (40).

Saat meratakan pasir di atas truk, tiba-tiba tebing setinggi hampir 20 meter ambruk dan menghantam truk.

Gumbreg dan Dadi pun meninggal tertimbun longsor, sedang mobil truk remuk hingga tak berbentuk.

Peristiwa ini terjadi di Galian C Banjar Dinas Geliang, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem, Selasa (17/9) siang.

Korban Wayan Gumbreg berasal dari Banjar Kunyit, Desa  Besakih, sedang korban Nyoman Dadi dari Banjar Kladian, Pempatan.

Seorang warga yang menjadi saksi mata menyebutkan, ada beberapa orang di lokasi saat kejadian.

“Adapun kedua korban yang meninggal berada di atas truk mengosek pasir.

Lahir Rabu Umanis Tambir, Begini Watak dan Peruntungannya

Ini Deretan Tari Sakral di Bali yang Dilarang untuk MURI & Tak Boleh Dipentaskan di Hotel

Sedangkan sopir dan warga lain berada jauh dari tebing. Jarak antara truk dengan tebing sekitar 10-15 meteran.

Saat kedua korban meratakan pasir di atas truk, tiba-tiba tebingnya ambruk,” ujar warga yang namanya tak mau ditulis tersebut, saat ditemui di tempat kejadian perkara.

Tidak ada tanda apapun sebelum kejadian.

Halaman
1234
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved