Juliadi Teteskan Air Mata Saksikan Bale Piasan Terbakar, Dipercaya Lokasi Bertapa Dang Hyang Niratha

Air mata I Putu Juliadi menetes saat menyaksikan sisa puing-puing bangunan Pura Pucak Sari di Desa Pesinggahan, Klungkung, Selasa (17/9).

Juliadi Teteskan Air Mata Saksikan Bale Piasan Terbakar, Dipercaya Lokasi Bertapa Dang Hyang Niratha
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Puing-puing kebakaran di Pura Pucak Sari, Desa Pesinggahan, Klungkung, Selasa (17/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Air mata I Putu Juliadi menetes saat menyaksikan sisa puing-puing bangunan Pura Pucak Sari di Desa Pesinggahan, Klungkung, Selasa (17/9).

Panitia Pura Goa Lawah ini masih merasa sangat terpukul setelah pura yang erat kaitannya dengan Pura Sad Khayangan Goa Lawah tersebut mengalami kebakaran hebat.

Setidaknya empat bangunan di area pura ludes terbakar.

Asap sisa-sisa kebakaran masih tampak mengepul di area pura, Selasa siang.

Putu Juliadi pun masih tampah syok, setelah dengan mata kepalanya sendiri melihat api membakar bangunan Pura Pucak Sari.

"Saat saya ke sini bersama warga lainnya, api sudah membakar balai piasan," ujar Putu Juliadi dengan suara terbata-bata.

Ia menceritakan, kebakaran tersebut pertama kali disadari warga sekitar pukul 11.20 Wita. Ketika itu pedagang di Pura Goa Lawah melihat asap pekat dari bukit.

Asap berasal dari arah Pura Pucak Sari, yang lokasinya sekitar 50 meter di atas Pura Goa Lawah.

Para pedagang itu lalu melapor ke Putu Juliadi yang setiap hari berada di area Pura Goa Lawah.

"Pedagang lalu memanggil saya di Pura Goa Lawah. Saya langsung ke atas dan lihat api sudah berkobar hebat membakar bangunan bale piasan," ungkap Juliadi.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved