Bali United

Kembali Bertemu Mantan Tim, Begini Komentar Teco Soal Pertandingan Persija vs Bali United

Pelatih Bali United, Coach Stefano Cugurra Teco kembali mengunjungi markas Persija Jakarta di Bekasi, Jawa Barat.

Kembali Bertemu Mantan Tim, Begini Komentar Teco Soal Pertandingan Persija vs Bali United
Tribun Bali/Marianus Seran
Pelatih Bali United, Coach Stefano Cugurra Teco 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pelatih Bali United, Coach Stefano Cugurra Teco kembali mengunjungi markas Persija Jakarta di Bekasi, Jawa Barat.

Bali United bakal meladeni tuan rumah Persija di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Cerita Polisi Pagi Buta Intai Dua Bule Dekat Konter ATM, Pelaku Siapkan Pisau dan Stik Pemukul

Terungkap Lagi Kasus Ilegal Akses, Dua Pria WNA Polandia Dirungkus Polda Bali

Dituntut 4 Tahun Penjara, Beres Mohon Keringanan Hukuman

Live Streaming Liga Champions PSG vs Real Madrid Kick-off 03.00 WITA Dinihari Nanti

Pelatih asal Brasil ini yang membawa Persija meraih tiga gelar di tahun 2018. Juara yang paling berkesan adalah juara Liga I Indonesia 2018.

The Jak dan tim Persija sangat menghormati Coach Teco. Dan Coach sangat respect dengan seluruh fans dan tim.

Dia mengatakan laga ini, tentu kedua tim sama-sama berburu poin.

Persija ingin naik dari peringkat 15 dengan 16 poin. Bali United ingin tetap di puncak klasemen Liga I Indonesia 2019. Serdadu Tridatu kini mengantongi 40 poin.

“Kita pikir besok (hari ini) pertandingan yang bagus, kedua tim pasti butuh poin. Kedua tim pasti berani menyerang. kita sudah tahu kualitas pemain Persija,” katanya.

Dia menambahkan, jika pemain kehilangan bola maka punggawa Bali United harus konsentrasi dalam bertahan dan punya marking bagus.

“Saya pikir pasti banyak suporter yang datang untuk menikmati pertandingan ini,” katanya.

Dia menjelaskan, setiap tim mungkin mencari pemain untuk memperbaiki penampilan di putaran kedua.

Banyak pemain dengan kualitas bagus benar-benar siap untuk main. Mayoritas sudah punya kontrak dengan klub lain.

“Saya pikir penampilan pemain saya di paruh pertama mereka bisa main bagus, saya juga tidak fair waktu saya coret pemain padahal dia sudah main bagus buat tim,” kata dia.

“Mungkin di klub lain agak berbeda, ada pemain kurang bagus dan mereka di papan bawah, mereka beli pemain pengganti. Saya pikir ini normal di sepak bola,” jelasnya.(*)

Penulis: Marianus Seran
Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved