Pengadilan Agama Singaraja Terima 11 Permohonan Dispensasi Kawin, Faktor Utama karena Hamil Duluan

Pengajuan permohonan dispensasi kawin Pengadilan Agama (PA) Singaraja mengalami kenaikan selama bulan Januari-Agustus tahun 2019.

Pengadilan Agama Singaraja Terima 11 Permohonan Dispensasi Kawin, Faktor Utama karena Hamil Duluan
Tribun Bali/Noviana Windri
Iqbal Kadafi saat ditemui Tribun Bali di Pengadilan Agama Singaraja, Buleleng, Selasa (17/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pengajuan permohonan dispensasi kawin Pengadilan Agama (PA) Singaraja mengalami kenaikan selama bulan Januari-Agustus tahun 2019.

Humas PA Singaraja, Iqbal Kadafi mengatakan hingga bulan Agustus 2019 telah menerima sebanyak 11 permohonan dispensasi kawin.

Sementara, tahun 2018 sebanyak 9 permohonan.

"Rata-rata SMP sampai SMA. Yang masih SMP ada tetapi cuma satu. Ada juga pasangan salah satu masih sekolah dengan yang sudah memiliki anak satu," jelasnya.

Iqbal Kadafi menjelaskan bahwa faktor yang melatarbelakangi permohonan dispensasi kawin akibat hamil duluan.

Status Gender Bukan Halangan bagi Mereka untuk Duduki Posisi Strategis di Hotel Ini

DLHK Gandeng Komunitas untuk Pertahankan Ruang Terbuka Hijau di Denpasar 

Dispensasi nikah ini diajukan oleh pria berumur di bawah 19 tahun dan wanita berumur di bawah 16 tahun.

"Rata-rata pengajuan pihak wanita umur 15 tahun. Sedangkan pihak lelaki umur 18 tahun. Kalau sudah hamil duluan ya kami harus mengabulkan. Karena kalau tidak kami lanjutkan malah repot. Bukan masalah hak tetapi masalah mabsadahnya," jelasnya.

Iqbal Kadafi mengatakan pengajuan permohonan dispensasi kawin rata-rata diajukan oleh pasangan dari daerah-daerah pedesaan.

Korban Penyiraman Air Panas di Gianyar Dapat Tawaran Lanjutkan Kuliah

Salah satu yang ia sebutkan yakni Gerokgak.

"Ada beberapa permohonan yang kami tolak. Karena umurnya belum cukup. Berbeda kalau sudah pernah berhubungan suami istri dan hamil duluan itu mau tidak mau kami harus kabulkan," ujarnya lagi. (*)

Penulis: Noviana Windri
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved