Hindari Curah Hujan Tinggi, Penataan Tukad Oongan Diminta Selesai 10 Hari Sebelum Jatuh Tempo

Sebuah ekskavator berwarna kuning terlihat meratakan tanah di pinggir Tukad Oongan Denpasar.

Hindari Curah Hujan Tinggi, Penataan Tukad Oongan Diminta Selesai 10 Hari Sebelum Jatuh Tempo
Tribun Bali/Putu Supartika
Proses penataan Tukad Oongan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sebuah ekskavator berwarna kuning terlihat meratakan tanah di pinggir Tukad Oongan Denpasar.

Puluhan pekerja pun terlihat sedang membuat senderan di tebing sungai.

Penataan Tukad Oongan di Kelurahan Noja Denpasar ditarget selesai pada 5 Desember 2019 dengan lama kontrak 150 hari.

Akan tetapi untuk menghindari curah hujan yang tinggi, dan kemungkinan debit air membesar pengerjaannya pun lebih dikebut.

Kadis PUPR Kota Denpasar,  I Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta meminta agar proyek ini bisa selesai 10 hari sebelum jatuh tempo.

Hal ini mengingat, musim hujan akan segera tiba, dan ia meminta agar didahulukan penataan dengan pembuatan senderan pada tebing sungai.

Jimmy mengklaim hingga saat ini proyek ini sudah berjalan 35 persen.

Dampak Kabut Asap, Kemenhub Imbau Bandara hingga Maskapai Penerbangan Tingkatkan Kewaspadaan

Buruh Proyek Kanopi Tewas Kesetrum di Batuan Bapak Tadi Meninggal Saat di Puskesmas

"Sekarang masuk bulan September dan akan segera masuk Oktober, November, kan curah hujan ekstrem biasanya Oktober, November, sehingga kami minta kepada rekanan untuk menyelesaikan struktur di bawah," kata Jimmy saat ditemui, Kamis (19/9/2019) siang di ruangannya.

Halaman
123
Penulis: Putu Supartika
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved