Kisah Ni Made Indrawati Aktivis Asal Buleleng yang Pernah Diteror Saat Zaman Orde Baru

Pada zaman orde baru, Ni Made Indrawati pernah mendapatkan teror saat memperjuangkan hak-hak masyarakat terutama petani

Kisah Ni Made Indrawati Aktivis Asal Buleleng yang Pernah Diteror Saat Zaman Orde Baru
Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
Ni Made Indrawati, aktivis asal Buleleng saat ditemui Tribun Bali di Kubu Kopi, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Bali, Rabu (18/9/2019). KKisah Ni Made Indrawati Aktivis Asal Buleleng yang Pernah Diteror Saat Zaman Orde Baru 

Kisah Ni Made Indrawati Aktivis Asal Buleleng yang Pernah Diteror Saat Zaman Orde Baru

Laporan Wartawan Tribun Bali, Noviana Windri Rahmawati

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menjadi seorang aktivis terlebih jika ia seorang perempuan adalah panggilan moral.

Ia adalah Ni Made Indrawati, seorang perempuan perkasa asal Desa Sumber Klampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, yang menjadi aktivis agraria sejak muda.

Indrawati, sapaan akrabnya, kepada Tribun Bali membeberkan, pada zaman orde baru ia pernah mendapatkan teror saat memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama petani.

"Dulu saat tahun 90an waktu zaman Soeharto saya pernah diteror, saya mau ditangkap, saya dikejar-kejar, diintimidasi dan tekanan-tekanan lewat telepon dan pesan singkat. Dikatakan jangan sampai melakukan gerakan lagi," ungkap wanita bersuara lantang ini.

Namun, Indrawati mengaku hanya mendapatkan teror dan tekanan tanpa kekerasan fisik.

Meskipun saat itu Indrawati mendapat teror dan tekanan, ia tetap teguh memperjuangkan hak-hak petani.

"Ya tetap melakukan gerakan. Saya saat itu tetap berbesar hati dan berpikir bahwa kita tahu celah, tahu aturan, tahu peluang agar masyarakat tetap mendapat hak-hak mereka," ceritanya.

Ia mengaku menjadi aktivis agraria bisa menjadi jembatan, narasumber dan fasilitator bagi masyarakat untuk mendapatkan hak-haknya.

Halaman
12
Penulis: Noviana Windri
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved