Bali Targetkan Produksi 108 MW Energi Terbarukan Tahun 2025

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kini sedang mendorong agar Pulau Dewata menjadi daerah yang mandiri energi dengan menggunakan energi bersih

Bali Targetkan Produksi 108 MW Energi Terbarukan Tahun 2025
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB) di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Jum'at (20/9/2019). Bali Targetkan Produksi 108 MW Energi Terbarukan Tahun 2025 

Bali Targetkan Produksi 108 MW Energi Terbarukan Tahun 2025

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali kini sedang mendorong agar Pulau Dewata menjadi daerah yang mandiri energi dengan menggunakan energi bersih.

Guna mencapai keinginan tersebut, sejumlah upaya nampaknya mulai dilakukan, salah satunya mulai merancang regulasi berupa Rancangan Peraturan Gubernur (Rapergub) tentang Energi Bersih.

Meski masih berkutat pada regulasi, ternyata Bali telah mempunyai target produksi energi terbarukan.

"Target Bali untuk energi terbarukan terutama kalau panel surya itu berdasarkan KEN (kebijakan energi nasional) itu adalah 108 Megawatt (MW) sampai tahun 2025. Besar sekali kan kelihatannya," kata Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Udayana Prof Ida Ayu Dwi Giriantari.

Hal ini ia sampaikan saat menjadi moderator dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB) di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Bali, Jumat (20/9/2019).

FGD yang dilaksanakan dalam rangka menuju Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IA ITB ini memang tengah membicarakan pembangunan sistem energi bersih dengan prinsip kemandirian, berkeadilan dan berkelanjutan di Provinsi Bali.

Topik tersebut diangkat sesuai dengan visi pembangunan Bali yakni Nangun Sat Kerti Loka Bali, yang salah satunya berupaya mewujudkan Pulau Bali yang mandiri energi dengan energi bersih.

Demi tercapainya nominal 108 MW tersebut, Ketua Center for Community Based Renewable Energy (CORE) Universitas Udayana itu mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan studi.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved