Disperindag Klaim Seluruh Pedagang Sudah Mau Pindah ke Pasar Loka Crana

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli kembali melakukan pendekatan pada para pedagang kain di lantai II Pasar Kidul

Disperindag Klaim Seluruh Pedagang Sudah Mau Pindah ke Pasar Loka Crana
Disperindag
Disperindag Bangli saat kembali melakukan pendekatan pada para pedagang kain di lantai II Pasar Kidul, Kamis (19/9/2019). Disperindag Klaim Seluruh Pedagang Sudah Mau Pindah ke Pasar Loka Crana 

Disperindag Klaim Seluruh Pedagang Sudah Mau Pindah ke Pasar Loka Crana

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bangli kembali melakukan pendekatan pada para pedagang kain di lantai II Pasar Kidul, Kamis (19/9/2019).

Pihak dinas bahkan mengklaim para pedagang kain sudah mau pindah, dan menyiapkan batas waktu hingga sepekan ke depan.

Kasi Ketersedian dan Penyaluran Disperindag Bangli, Dewa Ketut Kantor mengungkapkan, pendekatan persuasif yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari surat peringatan (SP) 3.

Dimana pada SP tersebut, batas waktu yang diberikan dimulai tanggal 16 - 19 September 2019.

“Mengingat ini merupakan hari terakhir, kami lakukan koordinasi dengan kepolisian, TNI dan Satpol PP sebagai tindak lanjut rapat per hari Selasa (17/9/2019).

"Tujuannya bersama-sama turun melakukan langkah persuasif dengan para pedagang, mengarahkan mereka agar mau pindah. Astungkara sudah jelas, para pedagang sudah tidak ada protes lagi dan menyadari mau pindah. Untuk itu kita berikan deadline waktu sepekan ke depan, karena dalam proses pemindahan pedagang juga butuh waktu berkemas-kemas,” ungkapnya.

Dewa Kantor menyebut, dari 26 pedagang kain, 10 pedagang di antaranya sudah bersedia pindah ke Pasar Terminal Loka Crana.

Ia menjelaskan, ketersediaan kios sebelumnya diketahui tersisa 9 unit.

Para pedagang kain yang pindah nantinya ditempatkan pada ruang pameran, lima kios yang berada di sebelahnya, serta dua kios yang tersisa.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved