Desa Akah Berikan Dana Santunan Rp 1 Juta bagi Warga yang Meninggal Dunia

Desa Akah Berikan Dana Santunan Rp 1 Juta bagi Warga yang Meninggal Dunia

Desa Akah Berikan Dana Santunan Rp 1 Juta bagi Warga yang Meninggal Dunia
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Desa Akah Berikan Dana Santunan Rp 1 Juta bagi Warga yang Meninggal Dunia 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA- Pemkab beberapa waktu lalu sempat mewacanakan program santunan, kepada warga Klungkung yang meninggal dunia.

Namun program ini hingga saat ini belum teralisasi.

Program sejenis ternyata sudah terlebih dahulu diterapkan di Desa Akah.

Bendesa Akah Ida Bagus Wirata menjelaskan, program dana santunan tersebut sudah diterapkan sejak tahun 2016 lalu. Setiap KK mendapatkan dana santunan Rp 1 juta jika ada anggota keluarganya yang meninggal dunia. Hanya saja bantuan yang diberikan tidak berupa uang, namun berupa barang yang bisa diambil di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) milik Desa Akah. Seperti kain kasa, gula, kopi, dan sarana pemakaman lainnya.

" Program ini untuk membantu meringankan warga yang ditinggalkan, dalam mempersiapkan upacara pemakaman," ujar Ida Bagus Wirata, Jumat (20/9)

Dana santunan tersebut diambil dari dana desa dan dicover oleh dana milik desa pakraman. Tahun ini anggaran yang disiapkan oleh pihak desa mencapai Rp 40 Juta. Jika dana tersebut kurang, nantinya akan dibantu dengan dana yang bersumber dari desa pakraman.

Melalui program ini, diharapkan mampu meringankan keluarga yang ditinggalkan. Setidaknya di Desa Akah ada 1.350 KK dari 6 banjar dan 203 KK diantaranya tergolong kurang mampu.

"Dengan demikian warga terbantukan dalam mempersiapan sarana upakara saat ada kematian, selain itu Bumdes di Desa juga berkembang," ungkapnya.

Program ini sebenarnya juga menjadi keinginan Pemkab Klungkung, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Klungkung. Pemkab sudah mewacanakan program ini sejak tahun 2017 lalu, dengan memberikan santunan sebesar Rp 1 Juta per warga yang meninggal dunia. Namun karena keterbatasan anggaran, program ini tidak kunjung terealisasi dan rencananya akan direalisasikan tahun 2020 mendatang.

" Program ini pada intinya membantu meringankan beban keluarha yanh berduka, karena biaya pemakaman tidak sedikit. Dengab program ini, juga bisa merangsang warga Klungkung untuk tertib administrasi. Misalnya dalam mengurus akta kematian," jelas Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Klungkung, I Komang Dharma Suyasa, beberapa waktu lalu.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved