Gunakan Vape di Negara Ini Diancam Bui Selama 3 Tahun dan Denda Rp 140 Juta

India menunjukkan keseriusannya dalam mengurangi tingkat perokok di negeri itu.

Gunakan Vape di Negara Ini Diancam Bui Selama 3 Tahun dan Denda Rp 140 Juta
pixabay.com
Ilustrasi vape. 

Gunakan Vape di Negara Ini Diancam Bui Selama 3 Tahun dan Denda Rp 140 Juta

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI- India menunjukkan keseriusannya dalam mengurangi tingkat perokok di negeri itu.

Hal tersebut ditunjukkan dengan melarang penjualan dan penggunaan rokok elektrik atau vape.

Diberitakan ABC Australia, Menteri Keuangan India Nirmala Sitharaman, pada Rabu (18/9/2019), mengatakan keputusan eksekutif akan dikeluarkan oleh pemerintah dalam upaya mengurangi tingkat perokok di negeri berpenduduk lebih dari satu miliar tersebut.

Sitharaman mengatakan, rokok elektrik semakin banyak menimbulkan dampak kesehatan karena digunakan lebih sebagai "gaya hidup" dan bukan untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Dalam larangan baru tersebut, nantinya warga yang kedapatan menggunakan rokok elektrik bakal dapat diancam dengan hukuman penjara maksimum tiga tahun dan denda maksimum 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 140 juta.

Ramalan Zodiak Sabtu 21 September 2019: Hari Baik Libra Memulai Bisnis, Semangat Capricorn Membara

BBPOM Denpasar Sita Kopi Penambah Stamina, Izin Edar dan Nomor Registrasinya Fiktif

Langkah India ini diperkirakan akan memberikan pukulan besar terhadap industri rokok elektrik, seperti perusahaan Juul Labs dan Philip Morris International yang sedang berusaha memperbesar pangsa pasar mereka di berbagai negara.

Juul sudah memiliki rencana untuk meluncurkan produk rokok elektrik di India, dan telah mempekerjakan beberapa eksekutif senior dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara Philip Morris dikabarkan juga sudah memiliki rencana serupa.

Rokok elektrik pada awalnya dianggap sebagai salah satu cara bagi mereka yang ingin berhenti dari kebiasaan merokok konvensional.

Halaman
12
Editor: DionDBPutra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved