Sekda Tegaskan Insentif Bukan Upaya Minta-minta, Bangli Dijadikan Kawasan Konservasi dan KSPDK

Pemkab menegaskan usulan intensif dan disinsentif dalam RTRW Provinsi merupakan bentuk kompensasi, mengingat Bangli dijadikan kawasan konservasi

Sekda Tegaskan Insentif Bukan Upaya Minta-minta, Bangli Dijadikan Kawasan Konservasi dan KSPDK
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Sekda Bangli, Ida Bagus Giri Putra. Sekda Tegaskan Insentif Bukan Upaya Minta-minta, Bangli Dijadikan Kawasan Konservasi dan KSPDK 

Sekda Tegaskan Insentif Bukan Upaya Minta-minta, Bangli Dijadikan Kawasan Konservasi dan KSPDK

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Usulan Bupati Bangli mengenai intensif dan disinsentif dalam RTRW Provinsi telah ditindak lanjuti.

Pihak Pemkab Bangli menegaskan usulan tersebut merupakan bentuk kompensasi, mengingat Bangli dijadikan sebagai kawasan konservasi.

Sekda Bangli, Ida Bagus Giri Putra, Jumat (20/9/2019), menjelaskan usulan Bupati Bangli yang diungkapkan dalam apel 17 September 2019 lalu, mengingat saat ini sedang dilakukan peninjauan kembali tentang tata ruang Provinsi Bali.

Dimana disebutkan Kabupaten Bangli dijadikan kawasan konservasi dan kawasan strategis pariwisata daerah khusus (KSPDK).

“Jadi bahasa khusus itu mengandung makna bahwasanya kita dijadikan daerah konservasi. Nah andaikata dijadikan kawasan konservasi, pada hakikatnya pak bupati tidak keberatan. Sepanjang jelas ditegaskan nanti tentang pemberian insentif dan disinsentif dari masing-masing kabupaten kota yang menggunakan air dan sebagainya,” ungkapnya.

Sekda menegaskan insentif yang diusulkan bukan seperti ajang minta-minta, melainkan bentuk kewajiban dalam rangka menjaga Bali menjadi baik dari sisi konservasi, termasuk ketersediaan air.

Ia juga menekankan insentif yang diusulkan diberikan dalam pola kompensasi, bukan berupa bantuan program.

“Kenapa? Karena kalau bantuan program itu yen ngelah pis baru diberikan program. Tapi kalau kompensasi itu kan jelas. Pada prinsipnya bupati tidak akan mempersoalkan hal-hal seperti itu, sepanjang pariwisata itu bisa dinikmati oleh semua rakyat Bali, termasuk rakyat Bangli dengan didasari insentif yang didapatkan,” katanya.

Mengenai rencana bersurat ke kabupaten lain, Giri Putra mengatakan hal ini dilakukan manakala dari sisi ketegasan dalam RTRW, tidak memberikan sejenis masukan dan pendapatan bagi daerah.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved