Generasi Alpha Adalah Anak yang Lahir Setelah Tahun 2010, Bagaimana Orangtua Menghadapinya?

Setelah generasi millenial dan Gen Z, generasi berikutnya disebut sebagai Generasi Alpha, yaitu mereka yang lahir setelah tahun 2010

Generasi Alpha Adalah Anak yang Lahir Setelah Tahun 2010, Bagaimana Orangtua Menghadapinya?
pixabay.com
Ilustrasi generasi alpha 

TRIBUN-BALI.COM - Generasi milenial dan Gen Z saat ini telah mendominasi lingkungan kerja. Namun, para periset kini telah melihat akan munculnya gelombang pekerja berikutnya.

Setelah generasi millenial dan Gen Z,  generasi berikutnya disebut sebagai Generasi Alpha, yaitu mereka yang lahir setelah tahun 2010.

Generasi ini tidak pernah mengetahui dunia tanpa smartphone maupun media sosial.

Mereka dianggap sebagai generasi yang lebih pintar dari generasi sebelumnya karena sangat dekat dengan kecanggihan teknologi.

Bagaimana seharusnya para orangtua menghadapi generasi alpha agar tetap berwawasan luas, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk kemajuan bersama?

Dikutip dari Kompas.com, psikolog anak dan keluarga Rosdiana Setyaningrum mengatakan, anak-anak generasi alpha akan menghadapi banyak tantangan dan kesempatan di masa depan.

Untuk itu, mereka perlu memiliki kemampuan belajar progresif, yakni kemampuan belajar yang terus berkembang, dimulai dengan membentuk sikap belajar yang baik.

Hal itu dapat diasah dengan melibatkan anak dan lingkungan.

“Orangtua perlu mendampingi anak mengasah kemampuan belajar progresif agar mereka bisa meraih capaian-capaian penting dalam tumbuh kembang sesuai tahapan usia,” ujar Rosdiana.

“Kemampuan belajar progresif dibutuhkan untuk membentuk empat karakter anak hebat agar anak bisa meraih kesuksesan di masa depan.”

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved