Honda Genio Lincah Susuri Kepadatan Kota, Tempuh Jarak 74 Km Hemat Bensin

Touring kali ini menggeber Honda Genio, menyusuri kepadatan kota atau city tour

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Seorang model berpose saat acara fun game di Otokafe Ubud, Gianyar, Bali, dalam rangkaian acara touring media, vlogger, dan blogger Honda Genio, Sabtu (21/9/2019). Honda Genio Lincah Susuri Kepadatan Kota, Tempuh Jarak 74 Km Hemat Bensin 

Honda Genio Lincah Susuri Kepadatan Kota, Tempuh Jarak 74 Km Hemat Bensin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah mendapatkan briefing mengenai safety riding, 17 orang awak media, vlogger dan blogger, memulai touring sejak pukul 09.30 Wita.

Touring kali ini menggeber Honda Genio, menyusuri kepadatan kota atau city tour.

Semua perlengkapan disiapkan sebelum touring, baik helm SNI, sarung tangan, jaket, termasuk menggunakan sepatu dan celana jeans.

Bertajuk Fun Touring For Explore City perjalanan dimulai dari etape pertama di Astra Cokroaminoto menuju Otokafe Ubud.

Berbekal bahan bakar 4,2 liter full tangki, peserta touring menyusuri Jalan Cokroaminoto yang padat, kecepatan rata-rata hanya 20-30 Km/jam.

Namun setelah mencapai Jalan Raya Angantaka, kecepatan motor rata-rata 40-60 Km/jam karena jalanan cukup lenggang.

“Kegiatan ini untuk menyatukan hobi dari media, blogger dan vlogger yang menyukai touring roda dua. Peserta bisa merasakan langsung kelincahan bermanuver di jalan raya kota dengan Honda Genio,” ujar Marketing Manager Astra Motor Bali, Thomas Pradu, Sabtu (21/9/2019) di Denpasar.

Setelah rehat dan fun game di Ubud, peserta melanjutkan perjalanan menuju Gor Purna Krida Kerobokan.

Memasuki  Jalan Samu menuju Mambal, banyak jalanan berlubang dan tikungan tajam, serta kontur jalan tanjakan dan turunan.

Namun bisa terlewati, karena bodi Genio ringan hanya 89 kg, sehingga mampu bermanuver dengan gesit.

Jalanan berpasir dan berlubang mampu dihindari, dengan ban 14 inch yang membuat handling menjadi ringan.

Kemacetan kembali ditemui di pasar di Mambal, namun mampu dilalui dengan teknik touring satu baris.

Body compact, yang cocok untuk pria maupun wanita sangat membantu pada kondisi jalan raya padat.  

Kemudian rangka eSAF, membantu pengendara menyusuri jalanan sempit menghindari kemacetan.

Teknologi eSAF milik Honda ini, pertama kali digunakan untuk kendaraan roda dua di Indonesia.

“Inilah yang membuat Honda Genio ringan dan lincah. Rangka eSAF atau (enhanced Smart Architecture Frame) pada Honda Genio, menggunakan proses produksi mutakhir seperti proses press serta laser welding. Strukturnya dikembangkan untuk meningkatkan stabilitas handling, sehingga motor mudah dikendarai, ringan dan nyaman bermanuver,” jelas Thomas, sapaan akrabnya.

Kemudahan ini membuat perjalanan tak melelahkan, bahkan saat kembali melalui kepadatan lalu lintas di wilayah Kerobokan. 

Sesampai di gor, peserta rehat sejenak sembari menyaksikan kegiatan Honda DBL di sana.

Kegiatan DBL ramai dikunjungi kaula muda seperti anak SMA.

“Acara rutin ini dimulai Sabtu (21/9/2019), dan berakhir pada 5 Oktober 2019,” sebutnya.

Lanjut Thomas, Honda Genio sendiri memang diciptakan untuk kaula muda.

Desainnya casual dan fashionable, sesuai tren saat ini dengan warna-warni lebih stylish. Warna tersebut, seperti Trendy Black Red, Trendy White Blue, Trendy White Red, Trendy White, Trendy Black, dan Fabulous Matte Black untuk tipe CBS-ISS. Kemudian untuk tipe CBS ada Smart White Blue, Smart Red, Smart Black, Smart Black Red, hingga Smart Silver.

Beberapa varian Genio ini, terpajang rapi di Gor Purna Krida, dan digandrungi kaula muda yang datang ke kegiatan DBL.  

Honda Genio bisa digunakan pelajar dari SMA atau mahasiswa untuk bersekolah, melintasi kemacetan, jalan kecil, dengan bensin sangat irit,” jelasnya.

Usai menyaksikan kegiatan DBL ini, peserta touring lanjut melintasi etape ketiga dan berhenti di arena permainan Shooters, Seminyak.

Game seru kembali dilakukan, melepas penat setelah melewati padatnya jalanan Seminyak.

Di sini, Honda Genio terbukti sangat irit, karena setelah menempuh jarak lebih dari 74 Km bensin yang digunakan tidak sampai setengah tangki.

Terlihat dari digital panelmeter, hanya 2 bar garis yang dihabiskan dari touring ini.

Efisiensi ini membuktikan konsumsi BBM sangat irit.

Fitur Idling Stop System (ISS) khas Honda, merupakan salah satu teknologi yang membuat Honda Genio sangat irit.

Sebab dengan ISS ini, membuat mesin motor mati otomatis saat berhenti dan menyala kembali hanya dengan memutar tuas gas.

Hal tersebut membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

“Pengendara tak perlu khawatir, karena teknologi ACG starter membuat mesin halus saat dinyalakan. Dengan tarikan awal 12,4 detik pada 0-200 meter,” sebutnya.

Honda Genio memang diciptakan irit bahan bakar, sehingga ramah lingkungan dan sesuai standar emisi Euro 3.

“Nah teknologi enhanced Smart Power (eSP), juga membuat Honda Genio irit bahan bakar,” imbuhnya.

Teknologi eSP 110 cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI ini, menunjukkan konsumsi bahan bakar 59,1 Km/liter untuk fitur ISS on.

Sehingga mampu menempuh jarak 248 Km dalam sekali pengisian penuh bahan bakar, dengan kecepatan maksimum 94 Km/jam.

Saat ini, Astra Motor Bali menargetkan 1.500 unit per bulan untuk penjualan Honda Genio.

Skuter matic  anyar ini, dibanderol hanya Rp 18,25 juta untuk tipe CBS, dan Rp 18,65 juta untuk tipe CBS-ISS. 

(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved