Motor Ditilang dan Ditahan Polisi, Zaenal Niat Mengambil Lalu Terjadi Perkelahian hingga Tewas

Kronologi kisah tragis Zaenal bermula dari dirinya yang pergi ke Satlantas bersama dengan keponakannya untuk mengambil motor yang ditilang

Motor Ditilang dan Ditahan Polisi, Zaenal Niat Mengambil Lalu Terjadi Perkelahian hingga Tewas
net
Ilustrasi tilang 

Motor Ditilang dan Dibawa ke Kantor Polisi, Zaenal Niat Mengambil Lalu Terjadi Perkelahian hingga Tewas

Ayah Zaenal, Sahabudin mengungkapkan tak tega melihat sang anak dengan kondisi babak belur setelah dipukuli habis-habisan. Kronologi kisah tragis Zaenal bermula dari dirinya yang pergi ke Satlantas bersama dengan keponakannya untuk mengambil motor yang ditilang pada Kamis (5/9/2019) silam.

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah kisah viral hari ini tentang kabar terbaru dari Zaenal Abidin, pria yang dipukuli beberapa oknum polisi hingga tewas.

Sang Ayah mengungkapkan dengan pilu tak tega melihat sang putra meninggal dengan kondisi babak belur.

Ayah Zaenal mengungkap lebih baik Zaenal dipenjara 10 tahun daripada dipukuli dan tewas.

Kisah viral hari ini tentang kabar terbaru dari kelanjutan kisah Zaenal Abidin (29) pria yang dipukuli beberapa oknum Polres Lombok Timur hingga tewas.

Ayah Zaenal, Sahabudin mengungkapkan tak tega melihat sang anak dengan kondisi babak belur setelah dipukuli habis-habisan.

"Tidak bisa saya bayangkan bagaimana rupa anak saya itu jika saat dipukul. Dipenjara saja 10 tahun tidak apa-apa," ungkap Sahabudin pilu saat ditemui di rumahnya, Minggu (8/9/2019) dilansir

Live Streaming Arsenal Vs Aston Villa Liga Inggris 2019, Nonton Bisa Pakai Smartphone

Ingin Hirup Udara Bersih, Warga Riau Korban Kebakaran Ngungsi ke Jakarta dan Palembang

Tak Sudi Diputus Guru Bahasa Inggris Jadi Motif RIA Viralkan Video Intim di Mobil Saat Jam Istirahat

Viral Video Guru Bahasa Inggris, Berhubungan di Mobil Saat Jam Istriahat, Sudah Setahun Selingkuh

dari Kompas.com.

Sahabudin mengungkap lebih baik melihat sang anak di dalam penjara hingga 10 tahun daripada harus dipukul hingga tewas.

Halaman
1234
Editor: Rizki Laelani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved