17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi

17 orang pembuang limbah di Kota Denpasar disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kantor Camat Denpasar Selatan

17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi
Tribun Bali/I Putu Supartika
Sidang tipiring bagi pembuang limbah sembarangan di Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Minggu (23/9/2019). 17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi 

17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Made Suandaka, seorang pembuang limbah babi duduk termenung saat didenda Rp 2,5 juta.

Ia yang tinggal di Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar, Bali, disidangkan setelah tertangkap membuang limbah babi oleh satuan tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar.

Suandaka pun mengaku menyesal dan berencana tak memelihara babi lagi.

"Saya kerja sebagai pemborong, untuk sampingan saya pelihara babi. Rumah saya sempit sehingga tak bisa buat septik tank. Saat memandikan babi saya buang limbahnya dan saya belum tahu ada sanksi seperti ini," katanya.

Sebanyak 17 orang pembuang limbah di Kota Denpasar disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kantor Camat Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Senin (23/9/2019).

Semua pelanggar didenda masing-masing Rp 2,5 juta subsider kurungan 10 hari.

Sebenarnya ada 19 pelanggar yang seharusnya mengikuti sidang ini, namun dua orang yakni pembuang sampah ke sungai tak hadir.

Sementara dari 17 pembuang limbah meliputi, 3 orang pembuang limbah tahu tempe, 3 orang pembuang limbah sablon, 10 orang pembuang limbah ayam potong dan 1 orang pembuang limbah babi.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved