Breaking News:

17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi

17 orang pembuang limbah di Kota Denpasar disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Kantor Camat Denpasar Selatan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/I Putu Supartika
Sidang tipiring bagi pembuang limbah sembarangan di Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, Minggu (23/9/2019). 17 Pembuang Limbah ke Sungai Didenda Rp 2,5 Juta, Hakim Minta Dinas Tingkatkan Sosialisasi 

Hakim I Gde Ginarsa mengatakan pelanggar ini melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang ketertiban umum.

Di sela-sela pelaksanaan sidang, ia mengajak para pelanggar untuk tak lagi membuang limbah sembarangan.

"Bapak dan ibu semua harus ikut mejaga lingkungan, apalagi bapak dan ibu mencari rezeki di sini," katanya.

Selain itu, Ginarsa juga meminta DLHK melakukan sosialisasi lebih gencar terkait pengolahan limbah.

"Dari Dinas juga tolong kasi sosialisasi, diaosialisasikan bagaimana cara pembuangan dan penyaringan, bagaimana prosedurnya," katanya.

Sementara itu, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, IA Indi Kosala meminta agar semua pengusaha mengurus izin usaha mereka.

Dengan adanya izin usaha ini, pihaknya mengaku akan lebih mudah untuk melakukan pengawasan.

"Karena ada yang buat septik tank, tapi air limbahnya tetap juga dibuang ke sungai. Karena untuk membuat septik tank itu ada standarnya dan juga harus dilakukan penyedotan secara rutin," katanya.

Sementara itu, dua pelanggar yang tak hadir dalam sidang ini, akan dijadwalkan untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.

"Kami memang ada sidang yang dilaksanakan di pengadilan dan di luar pengadilan. Kalau yang di luar itu sekaligus untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar tak melakukan pelanggaran," katanya.

Ia menambahkan, jika pelanggar ini kedapatan melakukan pelanggaran kembali, maka denda akan dinaikkan menjadi dua kali lipat dari denda sebelumnya.

Dan apabila melakukan pelanggaran hingga tiga kali, pelanggar ini tak lagi dikenakan denda, melainkan langsung kurungan badan.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved