Diduga Jatuh dari Pohon Kelapa, Suarka Tewas dengan Lengan Patah dan Keluar Darah dari Hidung

Seorang pria berusia 56 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bawah pohon kelapa di areal ladang

Diduga Jatuh dari Pohon Kelapa, Suarka Tewas dengan Lengan Patah dan Keluar Darah dari Hidung
Polres Tabanan
Korban saat ditemukan meninggal dunia di sebelah pohon kelapa di Banjar Pangkung Karung Gede, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Sabtu (21/9/2019) malam. Diduga Jatuh dari Pohon Kelapa, Suarka Tewas dengan Lengan Patah dan Keluar Darah dari Hidung 

Diduga Jatuh dari Pohon Kelapa, Suarka Tewas dengan Lengan Patah dan Keluar Darah dari Hidung

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Seorang pria berusia 56 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Sabtu (21/9/2019) malam sekitar pukul 21.00 Wita.

Adalah I Wayan Suarka asal Banjar Jelae, Desa Sudimara, Tabanan, Bali, yang ditemukan dengan posisi tertidur dan keluar darah dari hidung, di bawah pohon kelapa di areal ladang Banjar Pangkung Karung Gede, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali.

Korban diduga terjatuh dari pohon kelapa, sebab selain mengeluarkan darah dari hidung, lengan kanan korban juga mengalami patah tulang.

Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu Made Budiarta menuturkan, berdasarkan keterangan dari keluarga korban, awalnya Suarka pergi ke sawah (TKP) untuk bertani pada Jumat (20/9/2019) lalu.

Ternyata, korban tak pulang hingga Sabtu sore, sehingga keluarga curiga dan mencari korban.

"Nah dari korban tak pulang itu, keluarga sudah curiga dan terus dicari hingga akhirnya ditemukan di bawah pohon kelapa di sebelah areal sawahnya," ujar Iptu Budiarta, Minggu (22/9/2019).

Dia melanjutkan, korban memang merupakan petani dan sering ke sawahnya.

Namun kemungkinan sebelum ditemukan itu, korban sempat naik pohon kelapa dan terjatuh karena saat ditemukan lengan kanan korban patah dan dari hidungnya keluar darah.

"Korban ditemukan di bawah pohon kelapa dekat sawahnya. Kemudian hasil pemeriksaan medis terhadap korban, pada bagian lengan kanan patah, dari hidung keluar darah, dan diduga korban jatuh dari pohon kelapa," ungkapnya.

Budiarta menyatakan, setelah dilakukan visum di BRSU Tabanan juga tak ada tanda tanda kekerasan.

Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka.

"Jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," tandasnya.

(*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved