Pangdam IX/Udayana Berikan Motivasi kepada Pelari yang Akan Tempuh Jarak 374 KM

Yang dilakukan Serka Dewa adalah hal istimewa dan tidak semua orang mampu melaksanakan olahraga lari ini

Pangdam IX/Udayana Berikan Motivasi kepada Pelari yang Akan Tempuh Jarak 374 KM
Pendam IX/Udayana
Berfoto bersama Serka Dewa Gede Astawa yang mengenakan kacamata lari pemberian Pangdam IX/Udayana 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, memimpin Upacara Bendera Mingguan pada Senin (23/9/2019) di Lapangan Praja Raksaka Kepaon, Denpasar Selatan.

Dalam pelaksanaan itu, Mayjen TNI Benny Susianto juga memberikan pengarahan terkait kegiatan Tari Sajojo dan Run For Bali yang menempuh jarak 374 km oleh Serka Dewa Gede Astawa dalam rangka peringatan HUT TNI ke-74 Tahun 2019.

Pengarahan Pangdam IX/Udayana yang diikuti seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Se-Garnisun Denpasar, menyampaikan bahwa dalam rangka peringatan HUT TNI ke-74, beberapa kegiatan sudah dilaksanakan.

Di antaranya, bakti sosial, karya bakti, dan terkait kegiatan latihan Tarian Sajojo yang merupakan kegiatan dari Mabes TNI ini akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada Jumat 27 September 2019 mendatang.

Lolos Putaran Final Piala Asia, Timnas U-16 Indonesia Jadi Satu-satunya Wakil ASEAN

Keengganan Wisman Datang ke Bali Akibat RKUHP, Celah Bagi Negara Kompetitor

Selanjutnya Pangdam memberikan apresiasi dan suntikan motivasi berupa dana pembinaan dan kacamata khusus untuk lari kepada Serka Dewa Gede Astawa yang telah banyak meraih prestasi di berbagai event lomba lari jarak menengah maupun jarak jauh.

Di mana dalam waktu dekat akan membuktikan kemampuannya untuk memeriahkan peringatan HUT TNI ke-74 yaitu berlari sejauh 374 km keliling Bali.

Dan rencananya ditempuh selama 4 hari dimulai pada Selasa 1 Oktober 2019 mendatang dengan tajuk “Run For Bali”. 

“Yang dilakukan Serka Dewa adalah hal istimewa dan tidak semua orang mampu melaksanakan olahraga lari ini, serta mudah-mudahan melalui kegiatan ini akan dapat diketahui oleh masyarakat luas baik nasional maupun internasional sehingga dapat lebih meningkatkan pariwisata, khususnya Bali,” harap Mayjen TNI Benny Susianto.

Ia menambahkan olahraga lari jadikan sebagai gaya hidup, karena manfaat yang kita dapat yaitu kita akan menjadi sehat, semua orang bisa melaksanakan, dan tidak mengeluarkan biaya yang mahal, serta dengan sehat akan dapat bekerja lebih maksimal.

Usai kegiatan latihan Tari Sajojo, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, menyampaikan tentang sosok Serka Dewa Gede Astawa yang sehari-harinya berdinas sebagai Babinsa Koramil 1626-04/Kintamani, Kodim 1626/Bangli.

RKHUP Rugikan Pariwisata, Cok Ace: Pemerintah Perlu Menyikapinya

Satpol PP Gianyar Kini Tengah Cemas Karena Nasta Si Penakluk Penderita Gangguan Jiwa Akan Pensiun

Serka Dewa yang sudah dikaruniai dua anak tersebut, di tengah kesibukannya sebagai seorang Babinsa selalu menyempatkan diri untuk melaksanakan latihan lari, baik di wilayah binaannya atau selepas dari dinas, dengan volume latihan antara 15 - 20 km setiap latihan pada medan bervariasi.

“Berbagai prestasi yang telah diraihnya: juara 2 Tontangkas AD (2001), juara 3 Lomba Lari HUT Divif 2 Kostrad (2004), juara 2 Lomba Lari Banyuwangi Ijen Green Run 15 km  (2017), juara 1 Banyuwangi Ijen Green Run (2018), dan juara 1 Riau Ultra Merdeka Run 74 km (2019)”, tambah Kapendam.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved