Dari Target 348 Titik, Baru 85 Titik di Tabanan yang Sudah Terpasang Wifi

Sampai saat ini, dari 348 titik yang rencananya dipasang hanya baru bisa terpasang atau yang sudah bisa diakses sebanyak 85 titik WiFi.

Dari Target 348 Titik, Baru 85 Titik di Tabanan yang Sudah Terpasang Wifi
pixabay.com
Ilustrasi Wifi. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemasangan Wifi di Tabanan saat ini terkendala penarikan kabel yang terlalu panjang dan medan yang sangat sulit.

Sehingga sampai saat ini, dari 348 titik yang rencananya dipasang hanya baru bisa terpasang atau yang sudah bisa diakses sebanyak 85 titik WiFi.

Diskominfo Tabanan pun menarget pada akhir bulan ini sudah dipasang di seluruh titik.

Menurut informasi yang diperoleh, program yang mendapat bantuan dana dari BKK Provinsi Bali ini sudah terpasang di beberapa wilayah.

Sebagian besar di Kecamatan Baturiti dan di Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, serta sejumlah objek wisata yang ada di Tabanan.

Insiden Mengerikan Seekor Ular Piton Gigit Kepala Pria Hingga Sulit Dilepaskan

Suzuki Bangun Kesadaran Siswa SD untuk Bijak Menggunakan Plastik

"Per minggu (pekan) ini, sudah ada 85 titik WiFi yang dipasang. Sisanya astungkara akhir bulan ini sudah terpasang semua," kata Kabid Teknik Informasi dan Komunikasi, Dewa Gede Suwangsa, Senin (23/9/2019).

Dia menyatakan, kendala yang dihadapi selama proses pemasangan adalah penarikan kabel yang begitu panjang.

Bahkan, jaraknya hingga 1.6 kilometer hingga 25 kilometer. Kesulitan itu terjadi di daerah pegunungan di wilayah Selemadeg Barat, sebagian di Baturiti, dan desa Wanagiri Selemadeg.

"Selain itu juga keterlambatan alat untuk pemasangan dari pihak ketiga juga menjadi kendala," ungkapnya seraya menyebutkan untuk kecamatan yang sama sekali belum dipasang WiFi yakni di kecamatan Pupuan, Tabanan dan Marga.

Namun, kata dia, dengan kondisi seperti itu ia menarget akhir bulan ini seluruh jaringan Wi-Fi yang akan dipasang di tempat umum ini bisa selesai.

"Semoga saja akhir bulan ini sudah semua on," harapnya.

Mahasiswa Jebol Gerbang Kantor Gubernur Jateng, Merangsek Masuk Namun Diadang Polisi

Bocah Berkelamin Ganda Ini Dinyatakan Sebagai Laki-laki Sesuai Hasil Cek Kromosom

Untuk diketahui, program wifi gratis di 393 titik yang anggarannya bersumber dari BKK Provinsi senilai Rp 2.1 Miliar lebih.

Rinciannya, 349 titik untuk Desa Adat, 20 titik di Puskesmas dan 24 titik di objek wisata.

Kecepatan WiFi per detiknya mencapai 20 Mbps lebih.

Ia berjanji jangkauan wifi ini akan mencapai daerah pelosok. hanya saja aktifnya wifi ini akan berlangsung selama empat bulan atau sesuai dengan kontrak yang telah dilakukan dengan rekanan. (*)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved