Melalui Program Grab for Good,Grab Lakukan Inisiatif Mendobrak Sunyi dan Kerja Sama dengan Microsoft

Perusahaan jasa transportasi berbasis online, Grab hari ini meluncurkan program “Grab For Good” di Hotel Westin, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan

Melalui Program Grab for Good,Grab Lakukan Inisiatif Mendobrak Sunyi dan Kerja Sama dengan Microsoft
Tribun Bali/Alfonsius Alfianus Nggubhu
(dari kiri ke kanan) Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, CEO and Co-founder Grab Anthony Tan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Co-founder Grab Hooi Ling Tan berpose bersama pada peluncuran program Grab for Good di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (24/09/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali:Alfonsius Alfianus Nggubhu

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA – Perusahaan  jasa transportasi berbasis online, Grab hari ini meluncurkan program “Grab For Good” di Hotel Westin, Jl. HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Hadir pada kesempatan tersebut, CEO & Co-Founder Grab, Anthony Tan, Menteri Keuangan RI, Sri mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Co-founder Grab Hooi Ling Tan.

Grab for Good merupakan program kontribusi sosial milik Grab yang bertujuan untuk menggerakkan  dan memberdayakan lebih banyak masyarakat Asia Tenggara untuk menjangkau sejumlah akses krusial teknologi, peningkatan keterampilan dengan layanan digital.

Grab saat ini sudah hadir di delapan negara di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Kamboja, Vietnam dan Myanmar.

Tersebar di 339 Kota dan sudah mempekerjakan jutaan orang di seluruh Asia Tenggara.

Pada kesempatan tersebut, Anthony Tan selaku CEO & Co-Founder Grab mengatakan program Grab For Good ini sebenarnya mencakup dua hal pokok, yakni: memudahkan akses ekonomi dan akses digital bagi pemberdayaan masyarakat.

Operasi Prostitusi di Hotel, Perempuan Ini Ngamuk : Kalau Ketangkep Gini Suami Saya Tahu Gimana?

Akan Datangkan Hasil yang Unpredictable, Tour de Ijen Siap Sajikan Rute Horor bagi Pembalap

“Kami ingin semua orang memiliki kesempatan yang sama dalam hal mengakses teknologi dan memanfaatkannya  untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Anthony.

“Inti dari Grab for Good adalah membangun sebuah platform yang inklusif, dan telah menjadi komitmen kami untuk meciptakan dampak positif berkelanjutan di setiap negara tempat kami beroperasi,” lanjut CEO & co-founder Grab ini.

Dengan memanfaatkan kapasitas teknologi, platform digital dan kerja sama dengan berbagai pihak, Grab telah menetapkan misi besar untuk program Grab For Good yang akan dicapai pada tahun 2025, yaitu meningkatkan inklusi dan literasi digital di Asia Tenggara melalui kemitraan dengan pemerintah, perusahaan swasta dan organisasi nirlaba.

Halaman
12
Penulis: Alfonsius Alfianus Nggubhu
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved