Meski Akui Pasar Loka Crana Bangli Lebih Aman dan Nyaman, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Sepinya Pasar Loka Crana, menurut seorang pedagang kain dikarenakan belum seluruh pedagang kain menempati kios yang disediakan.

Meski Akui Pasar Loka Crana Bangli Lebih Aman dan Nyaman, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli
Tribun Bali/Fredey Mercury
Suasana jual beli di pasar Loka Crana, Bangli, Senin (23/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Penataan pedagang dari Pasar Kidul Bangli ke Pasar Terminal Loka Crana, kini diklaim telah tuntas.

Walau demikian, masalah lain justru timbul pada pedagang yang  terlebih dulu direlokasi.

Seperti dikeluhkan oleh Ni Wayan Yastari saat ditemui Senin (23/9/2019).

Pedagang kain pindahan dari Pasar Eks Rutan Bangli ini mengaku sudah menempati kios di Pasar Loka Crana sejak tanggal 4 September lalu.

Meski demikian, kondisi pasar cenderung sepi dibandingkan tempat yang lama.

“Kalau dibandingkan dari segi tempat, di sini memang lebih bagus dan aman. Saya kadang buka sampai jam 10 pun sudah biasa di sini. Tapi di sini sepi. Saya sejak buka tanggal 4 September, baru dua kali dapat garus,” katanya.

Sepinya Pasar Loka Crana, menurut pedagang asal Banjar Griya, Kelurahan Kawan ini dikarenakan belum seluruh pedagang kain menempati kios yang disediakan.

Sejumlah pedagang masih menempati kios lama di Pasar Eks Rutan Bangli, dan adapula pedagang kain yang masih menempati Pasar Kidul Bangli.

Selain itu, informasi mengenai pindahnya para pedagang kain di Eks Rutan Bangli juga belum banyak diketahui masyarakat.

“Biasanya komentar orang yang belanja mendingan belanja di bawah (Pasar Eks Rutan Bangli) daripada ke atas (Pasar Loka Crana). Demikian juga pedagang kain di Pasar Kidul, orang yang belanja bisa sekalian beli lauk. Apalagi pedagang buah sudah dipindah semua ke atas. Adapula masyarakat yang memang belum tau bahwa para pedagang sudah pindah. Sering saya ditanya ketika bersih-bersih di kios lama, mengingat masih ada barang saya di sana,” ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved