Pakai Pakaian Wisuda dan Bawa Kantong Sampah, Aksi Menawan Dede di Tengah Aksi Bali Tidak Diam

Di tengah ramainya mahasiswa yang tengah mengikuti demonstrasi, terdapat aksi menawan yang ditampilkan oleh Dede Bajraskara.

Pakai Pakaian Wisuda dan Bawa Kantong Sampah, Aksi Menawan Dede di Tengah Aksi Bali Tidak Diam
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Dede mengenakan pakaian wisuda dan membawa kantong sampah di tengah ramainya mahasiswa yang tengah mengikuti demonstrasi "Bali Tidak Diam" di seputaran Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Selasa (24/9/2019) 

Laporan Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Di tengah ramainya mahasiswa yang tengah mengikuti demonstrasi "Bali Tidak Diam" di seputaran Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Selasa (24/9/2019) terdapat aksi menawan yang ditampilkan oleh Dede Bajraskara.

Saat mahasiswa lain datang aksi menggunakan jas almamater, Dede tampil beda dengan mengenakan pakaian wisuda.

Tak hanya itu, ia juga membawa sebuah kantong plastik berwarna hitam dan kertas kuning bertulisan "Jangan atur selangkangan kami".

Plastik hitam itu Dede gunakan sebagai tempat sampah, karena memang dirinya selalu terlihat sibuk mondar-mandir di tengah aksi untuk memunguti sampah.

Ditemui Tribun Bali di tengah aksi berlangsung, Dede mengatakan bahwa dirinya tak lagi menjadi seorang mahasiswa, melainkan sudah menjadi alumni dari salah satu kampus di Nusa Dua.

Messi Ditetapkan Sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA, Menyisihkan Rivalnya Cristiano Ronaldo

PMI Provinsi Bali Gelar Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Media

"Karena kan ada kata-kata ayo kosongkan kelas. Kalian kosongkan kelas, saya meliburkan diri," kata Dede yang sudah bekerja di dunia akomodasi kepariwisataan itu.

Ia mengaku turun untuk menyuarakan aspirasi rakyat, terutama dengan adanya Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Terkait dengan kertas kuning yang dibawanya, Dede mengaku tengah menyuarakan penolakan terhadap salah satu pasal di RKUHP yang kurang lebih berbunyi jika ada masyarakat yang bersetubuh di luar perkawinan atau tidak secara sah itu akan dituntut dan dikenakan denda.

"Kalau kita sama-sama suka kenapa itu dilarang. Apalagi di sini Bali itu salah satu destinasi pariwisata," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved