Wacana Moratorium Nusa Penida, Cok Ace : Perlu Dicermati Secara Hati-hati Sekali

HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia) Bali mengeluarkan wacana moratorium pariwisata ke Nusa Penida.

Wacana Moratorium Nusa Penida, Cok Ace : Perlu Dicermati Secara Hati-hati Sekali
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
RAWAN - Wisatawan menikmati percikan gelombang di destinasi Devils Tear Lembongan, Nusa Penida, Klungkung, Bali belum lama ini. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menanggapi adanya wacana moratorium pariwisata Nusa Penida.

Tanggapan tersebut Cok Ace sampaikan saat ditemui awak media usai menggelar konferensi pers di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (23/9/2019).

Konferensi pers tersebut dilaksanakan bersama bersama Wakil Ketua Biro Hukum Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Bali Putu Subada Kusuma dan Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana.

Dalam kesempatan itu, penglingsir Puri Ubud itu mengatakan bahwa moratorium harus dicermati secara hati-hati.

"Itu perlu dicermati secara lebih hati-hati sekali kita memoratorium. Itu menunjukkan ketidaksiapan kita," tutur Cok Ace yang juga sebagai Ketua PHRI Bali itu.

Dirinya mengaku masih memberikan kesempatan kepada segenap stakeholder kepariwisataan di Nusa Penida dan di Nusa Lembongan untuk melakukan perbaikan.

"Saya masih berikan untuk teman-teman di Nusa Penida (dan) di Nusa Lembongan untuk berbenah baik secara skala maupun secara niskala," jelas eks Bupati Gianyar itu.

Ia mengatakan, mengenai moratorium ini pihaknya sudah sempat bertemu dengan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta guna membahas berbagai upaya yang bisa dilakukan.

Sebab, kata Cok Ace, Bali sebagai destinasi wisata memang memiliki ciri khas yang berbeda sehingga diperlukan berbagai upaya penanganan termasuk secara niskala.

"Saya sudah meminta teman-teman HPI mari kita datang ke sana, kita datang ke Nusa Penida. Kita berikan masukan apa yang harus kita lakukan," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved