Aplikasi LAPOR! Bukan Remote Pemindah Channel Aduan, Bali Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan

Kerja sama itu berfokus pada penguatan kapasitas aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor!)

Aplikasi LAPOR! Bukan Remote Pemindah Channel Aduan, Bali Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan
Dok Humas MenPANRB
Kerja Sama - Suasana peluncuran proyek kerja sama antara Kementerian PANRB, UNDP, dan KOICA dalam peningkatan Kapasitas SP4N-Lapor!, di Jakarta, Selasa (24/9/2019). Aplikasi LAPOR! Bukan Remote Pemindah Channel Aduan, Bali Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan 

Aplikasi LAPOR! Bukan Remote Pemindah Channel Aduan, Bali Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Aplikasi LAPOR! Bukan Remote Pemindah Channel Aduan, Bali Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan

Bersama United Nations Development Programme (UNDP) dan Korea International Cooperation Agency (KOICA), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB) meluncurkan proyek kerja sama.

Kerja sama itu berfokus pada penguatan kapasitas aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).

Pengembangan aplikasi berbagi pakai ini diharapkan tidak hanya sebatas cakupan dan skala.

Menteri PANRB Syafruddin menekankan, pengembangan LAPOR! tidak boleh dilihat dari seberapa banyak diunduh, jumlah pengguna dan sosialisasi.

"Bukan pula seperti remote yang memindahkan 'channel' aduan. Tetapi ada mekanisme evaluasi terhadap kemanfaatan aduan masyarakat yang mengubah etalase kualitas pelayanan publik dalam ukuran, presentase dan indikator yang jelas," kata Syafruddin dalam Peluncuran Proyek Kerja Sama Kementerian PANRB, UNDP dan KOICA dalam peningkatan Kapasitas SP4N-LAPOR!, di Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Mantan Wakapolri ini berharap, aplikasi LAPOR! bisa memberi kepastian, keadilan, serta melindungi pihak yang benar.

Terlebih, di era kemajuan teknologi ini, banyak beredar informasi tidak valid atau hoaks.

Ia menegaskan, hoaks, informasi palsu, ataupun laporan yang tidak teruji harus bisa direduksi.

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved