Buruh Proyek Drainase di Blahbatuh Kabur, Diduga Karena Keterlambatan Menerima Pembayaran

Tak hanya meninggalkan pekerjaan, mereka juga tidak membayar sisa tunggakan kos Rp 300 ribu.

Buruh Proyek Drainase di Blahbatuh Kabur, Diduga Karena Keterlambatan Menerima Pembayaran
Tribun Bali/Eri Gunarta
Seorang pekerja proyek drainase tengah melakukan penggalian di kawasan Banjar Laud, Desa/Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Proyek pembangunan saluran drainase Jalan Raya Ngurah Rai– Pantai Saba, Blahbatuh dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gianyar sempat mengalami permasalahan.

Terutama proyek yang ada di kawasan Banjar Laud, Desa Blahbatuh.

Tercatat ada enam orang buruh kabur. Tak hanya meninggalkan pekerjaan, mereka juga tidak membayar sisa tunggakan kos Rp 300 ribu.

Berdasarkan data yang dihimpun Tribun Bali, Selasa (24/9/2019), proyek yang pengerjaannya selama 120 hari ini, dianggarkan sebesar Rp 418 juta lebih, termasuk pajak.

Saat ini, proyek tersebut masih tahap pembuatan gorong-gorong, sementara material trotoar masih belum dipasang.

Sejumlah material juga terlihat menumpuk di pinggir jalan.

Seorang warga, I Ketut Koter mengatakan, proyek drainase tersebut sempat mengalami kendala yakni ditinggalkan oleh pekerjanya, sebanyak enam orang.

Sebelum kabur, para pekerja sempat uring-uringan atau tidak bekerja selama tiga hari. Akibatnya material menumpuk di bahu jalan.

Kondisi ini sempat dikeluhkan masyarakat karena selain menganggu lalu lintas, juga debunya membahayakan sebab di kawasan tersebut terdapat banyak anak-anak kecil.

Kata Koter, selain itu, para pekerja yang kabur juga tidak membayar biaya kos.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved