Giatkan Penyebaran Informasi Keimigrasian, Imigrasi Denpasar Kunjungi Lembaga Pelatihan

Imigrasi Denpasar mengadakan sosialisasi pada Lembaga Pelatihan Kerja Darma, di asrama LPK Darma, Selasa (24/09/2019).

Giatkan Penyebaran Informasi Keimigrasian, Imigrasi Denpasar Kunjungi Lembaga Pelatihan
Imigrasi Denpasar
Imigrasi Denpasar mengadakan sosialisasi pada Lembaga Pelatihan Kerja Darma, di asrama LPK Darma, Selasa (24/09/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tidak hanya meningkatkan pelayanan  paspor dengan layanan paspor on the spot, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi melanjutkan program kerja dengan cara melaksanakan kegiatan penyebaran informasi.

Kali ini, Imigrasi Denpasar mengadakan sosialisasi pada Lembaga Pelatihan Kerja Darma, Selasa (24/09/2019).

Kegiatan diselenggarakan di asrama LPK Darma dihadiri oleh I Komang Widana dari LPK Ganesha dan Dede Heryadhy dari LPK Darma.

Dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih kepada Imigrasi Denpasar menyempatkan hadir di sela-sela kesibukan dalam bekerja, kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung disetiap kesempatan karena ini hal penting bagi para peserta pelatihan yang akan berangkat magang ke Jepang.

Kegiatan ini dihadiri kurang lebih 50 orang peserta dari LPK Darma dan LPK Ganesha, Materi paparkan oleh Analis Keimigrasian dari Imigrasi Denpasar.

Terdapat empat materi yang paparkan dalam sosialisasi ini, pertama tentang Tugas dan Fungsi Keimigrasian oleh Julia Ulfa Rahman, Antrian Paspor Online oleh IB Cahaya Sudewa M, Pengertian dan fungsi visa oleh Arry Purwanta dan Work and Visa Holiday (WHV) oleh Agus Anwar.

Disetiap pemaparan tidak henti-hentinya menyampaikan pahami aturan keimigrasian setiap negara yang akan dikunjungi, patuhi aturannya karena setiap negara memiliki aturan keimigrasian yang berbeda-beda.

Pada kegiatan ini juga ada berlangsung berbagi pengalaman dari pengajar (sensei) dari LPK yang sudah pernah melakukan magang di Jepang.

Kegiatan interaktif pada sesi tanya jawab berlangsung dengan antusiasme peserta.

Banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta dari perbedaan paspor elektronik dan paspor biasa, apa itu blacklist hingga apa yang dilakukan jika paspor hilang diluar negeri.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan bekal bagi para peserta pelatihan sebelum pergi ke luar negeri. (*)

Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved