Pemerintah Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Pura Segara Rupek Buleleng

Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam waktu dekat akan menemui KLHK terkait usulan pengerasan akses jalan menuju ke Pura Segara Rupek

Pemerintah Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Pura Segara Rupek Buleleng
Tribun Bali/ Lugas Wicaksono
Pura Segara Rupek yang berada di kawasan Taman Nasional Bali Barat, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali. Pemerintah Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Pura Segara Rupek Buleleng 

Pemerintah Usulkan Perbaikan Jalan Menuju Pura Segara Rupek Buleleng

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam waktu dekat akan menemui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terkait usulan pengerasan akses jalan menuju ke Pura Segara Rupek, yang ada di wilayah Taman Nasional Bali Barat (TNBB) Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali.

Wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, ditemui Selasa (24//9/2019) mengatakan, rencana ini sudah didiskusikan oleh pihaknya bersama TNBB.

Bila saja usulannya disetujui oleh kementerian, TNBB, sebut Sutjidra, meminta agar pengerasan jalan dilakukan dengan menggunakan pavingisasi.

Ini dilakukan agar alam di sekitar kawasan TNBB tetap terjaga kelestariannya.

"Panjang jalannya yang akan dipaving itu sekitar 14 kilometer," ucapnya.

Sutjidra pun tidak memungkiri, bila saja akses jalan menuju ke Pura Segara Rupek itu sudah dibuat mulus, maka dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Seperti pemburuan atau penebangan hutan secara liar.

Untuk itu, Sutjidra mengaku akan segera mengusulkan ke pemerintah provinsi, agar dapat menambah jumlah tenaga pengamanan di kawasan TNBB, serta membangun pos-pos pengamanan.

"Dengan tenaga yang ada sekarang saja mereka sudah kewalahan untuk bisa mengamankan sekitar 19 ribu hektare TNBB yang sebagian besar ada di wilayah Buleleng. Besok (Rabu,red) ini akan saya diskusikan dengan Pak Gubernur, kemudian dua hari lagi saya akan bertemu dengan pihak kementerian membawa permohonan pengerasan jalan ke Pura Segara Rupek. Apapun keputusannya nanti, ya harus dihormati," jelasnya.

Pengerasan jalan itu ditegaskan Sutjidra, murni dilakukan untuk mempermudah umat Hindu menuju Pura Segara Rupek.

Seperti diketahui, akses jalan menuju ke Pura Segara Rupek berada di tengah-tengah kasawasan TNBB.

Sehingga para pemedek harus melewati jalan berbatu, dan memakan waktu hingga sekitar 1.5 jam.

"Kalau usulannya disetujui, kewenangan pengerjaannya nanti ada di provinsi. Sesuai undang-undang hutan, laut dan danau kewenangan ada di provinsi," tuturnya.

(*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved