Satpol PP Jembrana Turunkan Belasan Spanduk Kedaluwarsa

Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana menurunkan sejumlah spanduk dan baliho yang sudah kedaluwarsa

Satpol PP Jembrana Turunkan Belasan Spanduk Kedaluwarsa
Tribun Bali/Made Ardhiangga
Petugas Satpol PP Kabupaten Jembrana mencabut spanduk dan baliho yang dinilai melanggar, di beberapa ruas jalan di Jembrana, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana menurunkan sejumlah spanduk dan baliho yang sudah kedaluwarsa, Selasa (24/9/2019).

Berbagai macam baliho dan spanduk itu diturunkan petugas Satpol PP di beberapa daerah di Kecamatan Negara.

Total sekitar 13 spanduk dan baliho di seputaran Kecamatan Negara diturunkan dan dibawa ke kantor Satpol PP Jembrana.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Jembrana, I Made Tarma mengatakan, penertiban ini akan dilakukan bertahap dan nantinya akan menyasar seluruh wilayah Jembrana.

Hari pertama menyasar seputaran Kota Negara, khususnya di pinggir jalan-jalan protokol.

Seperti di perempatan Pasar Umum Negara, sekitar Taman Makam Pahlawan serta di sekitar Jalan Udayana, Jalan Ngurah Rai dan Jalan Sudirman.

"Barang bukti pembersihan yang kami sita di antaranya, spanduk tiga buah, baliho empat buah, pamflet lima buah dan papan berjualan di trotoar milik dua pedagang. Beberapa di antara spanduk ucapan itu juga dipasang di daerah terlarang. Bahkan di antaranya diikat pada pohon perindang dan tiang listrik. Sehingga mengganggu kebersihan dan ketertiban," ujarnya.

Menurut Tarma, sesuai Perda No 5 tahun 2011 serta Perbup No 29 tahun 2011, baliho dan spanduk yang terpasang itu melanggar.

Karena itu Satpol PP melakukan penertiban dengan menurunkan spanduk maupun baliho tersebut. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved