Bupati Suwirta Paparkan Upaya Pemkab Kendalikan Tembakau

Bupati Klungkung menghadiri konferensi ke-4 Aliansi Bupati/Walikota se-Asia Pasifik yang peduli pada Kawasan Tanpa Rokok dan Penyakit tidak menular

Bupati Suwirta Paparkan Upaya Pemkab Kendalikan Tembakau
Pemkab Klungkung
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri konferensi ke-4 Aliansi Bupati/Walikota se-Asia Pasifik yang peduli pada Kawasan Tanpa Rokok dan Penyakit Tidak Menular (The Asia Pasifik Cities Alliance for Tobaco Control/AP-CAT), di Hotel Grand Savero, Bogor, Jawa Barat, 25-26 September 2019. Bupati Suwirta Paparkan Upaya Pemkab Kendalikan Tembakau 

Bupati Suwirta Paparkan Upaya Pemkab Kendalikan Tembakau

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menghadiri konferensi ke-4 Aliansi Bupati/Walikota se-Asia Pasifik yang peduli pada Kawasan Tanpa Rokok dan Penyakit Tidak Menular (The Asia Pasifik Cities Alliance for Tobaco Control/AP-CAT), di Hotel Grand Savero, Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung dari 25-26 September 2019.

AP-CAT Summit merupakan wadah komunikasi dan koordinasi yang sangat strategis dalam upaya pengendalian tembakau di Indonesia, karena menjadi forum pertukaran informasi dan pembelajaran atas keberhasilan pengendalian tembakau pada masing-masing negara anggota AP-CAT.

Di hadapan puluhan delegasi dari 12 negara di antaranya Timor Leste, India, Malaysia, Bangladesh, Myanmar, Singapura, Filipina, Kamboja, Laos, Vietnam, Nepal dan Indonesia, Bupati Suwirta memaparkan upayanya dalam pencegahan dan pengendalian tembakau di Kabupaten Klungkung. Langkah yang dilakukan yakni dengan mengeluarkan Perda Nomor 1 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Peraturan Bupati

Klungkung Nomor 1 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pembinaan dan Pengawasan KTR termasuk mendorong memasukkan KTR tersebut dalam Perarem (Aturan adat) di masing-masing Desa Pakraman di Kabupaten Klungkung.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat hidup sehat.

"Langkah yang kami lakukan dalam pengendalian tembakau di Klungkung yakni dengan membuat Perda KTR termasuk mendorong Desa Pakraman memasukkan KTR kedalam Perarem," ujar Bupati Suwirta.

Menurut Bupati, Pemkab Klungkung juga menggalakkan kampanye anti rokok.

Selain melarang dan melepas iklan rokok baik di warung, toko maupun di tempat umum lainnya, juga memasang pengumuman/baliho anti rokok, membentuk kader anti rokok dan melakukan sosialisasi bahaya rokok, baik itu ke sekolah-sekolah maupun sosialisasi berjalan melalui angkutan siswa gratis.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved