Jadi Destinasi Utama, Kemenpar Gelontorkan 40 Persen Dana Pemasaran untuk Bali

Dulu saya sebagai Dirjen Pemasaran, Saya punya uang Rp 2,3 triliun kira-kira 40 persen untuk Bali yang digunakan untuk pemasarannya

Jadi Destinasi Utama, Kemenpar Gelontorkan 40 Persen Dana Pemasaran untuk Bali
Tribun Bali/Wema Satya Dinata
Tenaga Ahli Menteri Pariwisata bidang pemasaran dan kerja sama, Prof. I Gede Pitana 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR–Saat ini Pulau Bali ditetapkan sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia.

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata bidang pemasaran dan kerja sama, Prof. I Gede Pitana menjelaskan, selain Bali, destinasi utama lainnya adalah Jakarta, Kepulauan Ribu (Kepri), Yogyakarta, Pulau Komodo dan sebagainya yang berjumlah 10 destinasi.

Kesepuluh daerah ditetapkan sebagai destinasi utama pariwisata karena daerah-daerah ini sudah banyak menerima kunjungan wisatawan.

 
Di sisi lain, untuk membangun destinasi supaya tidak turis tahunya hanya destinasi-destinasi utama ini, maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata juga telah menetapkan 10 destinasi prioritas, atau yang dikenal dengan 10 Bali baru.

 
Awalnya dari 88 destinasi wisata potensial dari 34 Provinsi, kemudian dipilih, daerah mana yang cocok dikembangkan menjadi destinasi prioritas.

Inilah Hasil Lengkap yang Diraih Pemain Indonesia pada Babak Kedua Korea Open 2019

Pengemudi Harus Miliki Kompetensi, Grab bersama Dirjen Hubud Gelar Sosialisasi Permen 118 Tahun 2018

 
Selanjutnya, berdasarkan kriteria dipilih menjadi 10 destinasi prioritas yang kemudian akan dibangun infrastrukturnya karena daerah-daerah itu dinilai belum siap menerima turis.

Destinasi prioritas itu dikembangkan infrastrukturnya, seperti bandara dan jalan tol. Periodenya dimulai tahun 2015 sampai 2019.

Tujuannya, agar ada semangat daerah-daerah tersebut membangun destinasi sekelas Bali.

Kemudian, setelah berjalan selama 5 tahun dilakukan evaluasi. Dari jumlah sepuluh destinasi tersebut dirasa terlalu banyak, maka dikurangi lagi agar menjadi lebih fokus pengembangannya menjadi lima destinasi periode tahun 2020-2024, yaitu Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Likupang.

Mahasiswi Ngaku Dirudapaksa di Parkiran Kampus, AKP Komang Yogi Ungkap Fakta yang Bertolak Belakang

Karya Pitra Yadnya Desa Adat Lukluk, Bupati Giri Prasta Serahkan Dana Upakara 700 Juta

“Lima (destinasi) itu kita prioritaskan untuk pengembangan infrastrukturnya, misalnya memperbesar bandara di Pulau Komodo, dan membuat jalan di Toba,” kata Pitana saat menghadiri acara ‘The Third Bali International Tourism Conference’ di Universitas Udayana Denpasar, Kamis (26/9/2019).

Halaman
123
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved