Klungkung Batal "Putihkan" Biaya Berobat Pengungsi Gunung Agung

Klungkung batal "memutihkan" biaya pengobatan pengungsi Gunung Agung di RSUD Klungkung

Klungkung Batal
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma. Klungkung Batal "Putihkan" Biaya Berobat Pengungsi Gunung Agung 

Klungkung Batal "Putihkan" Biaya Berobat Pengungsi Gunung Agung

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Bupati Klungkung I Nyoman Suawirta beberapa waktu lalu, sempat mengeluarkan wacana akan "memutihkan" biaya pengobatan pengungsi Gunung Agung di RSUD Klungkung.

Hanya saja hal ini batal dilakukan, karena Pemkab Karangasem sanggup melunasi utangnya ke RSUD Klungkung sebesar Rp 1,4 miliar.

Hal ini juga kabar baik bagi pegawai RSUD, lantaran uang jasa pelayanan (jaspel) yang tertunggak juga bisa dicairkan.

Dirut RSUD Klungkung dr I Nyoman Kesuma mengatakan, pihaknya beberapa kali telah melakukan pertemuan dengan Pemkab Karangasem terkait hal ini.

Pemkab Karangasem pun menyatakan sanggup membayar sisa utang pengungsi Gunung Agung senilai Rp 1,4 miliar dan akan dibayar paling cepat saat APBD Perubahan 2019.

"Jika tidak dibayarkan saat APBD Perubahan 2019, bisa saja saat APBD induk 2020," jelas dr Nyoman Kesuma.

Dengan pembayaran tersebut, sudah ada solusi perihal jasa pelayanan (jaspel) para tenaga medis, paramedis dan pegawai di rumah sakit yang sempat dipangkas untuk menutupi piutang.

Jika dibayarkan, jaspel akan secepatnya dicairkan.

Namun jika piutang tidak kunjung dibayar, maka jaspel tidak bisa dicairkan.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved