Pemprov Bali Imbau Wisatawan Tetap Tenang Tanggapi Pasal Kontroversial RKUHP

Sejumlah turis asal Australia dikabarkan membatalkan pesanan akomodasi dan wisata di Bali karena isu RKUHP

Pemprov Bali Imbau Wisatawan Tetap Tenang Tanggapi Pasal Kontroversial RKUHP
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Ketua BTB Ida Bagus Agung Partha Adnyana (putih) bersama Wagub Cok Ace dan Wakil Ketua Bidang Hukum PHRI Bali Putu Subada Kusuma, saat melakukan konferensi pers soal penolakan pasal kontroversial RKUHP, di Ruang Rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (23/9/2019). Pemprov Bali Imbau Wisatawan Tetap Tenang Tanggapi Pasal Kontroversial RKUHP 

Pemprov Bali Imbau Wisatawan Tetap Tenang Tanggapi Pasal Kontroversial RKUHP

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengimbau wisatawan tetap tenang menanggapi adanya pasal kontroversial dalam  Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Revisi UU tersebut berdampak pada industri pariwisata di Bali.

Sejumlah turis asal Australia dikabarkan membatalkan pesanan akomodasi dan wisata di Bali karena isu RKUHP.

"Memang di Australia berkembang isu mengenai RKUHP ini. Turis Australia ada yang cancel (membatalkan rencana wisata ke Bali) karena ada ketakutan tersendiri, takut ditangkap atau digerebek," kata Plt Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astwa saat dihubungi, Selasa (24/9/2019).

Putu mengatakan Pemprov Bali telah berupaya menenangkan isu yang berkembang. 

Salah satunya Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati atau akrab disapa Cok Ace mengeluarkan surat pertanyaan resmi mewakili Pemerintah Provinsi Bali.

Dalam surat tersebut ditegaskan tiga poin sebagai berikut.

Pertama, bahwa KUHP dimaksud baru sebatas rancangan, sehingga belum bisa diberlakukan.

Kedua, berdasarkan masukan berbagai pihak, maka presiden dan DPR RI sepakat menunda pengesahan RUU KUHP tersebut sampai batas waktu yang ditentukan.

Halaman
1234
Penulis: Wema Satya Dinata
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved