Simpang Ring Banjar

Produksi Candle Handycraft Serap SDM Lokal, Produk Diekspor ke Jepang hingga Eropa

Candle handycraft milik I Made Subudi sudah merambah dunia internasional, diekspor hingga jepang dan eropa

Produksi Candle Handycraft Serap SDM Lokal, Produk Diekspor ke Jepang hingga Eropa
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Produksi Candle Handycraft Serap SDM Lokal, Produk Diekspor ke Jepang hingga Eropa 

"Ya soal SDM memang kurang. Kita masih kalah dengan negara lain (Tiongkok, red)," ungkapnya.

Subudi bercerita, aksesori dinding dan candle handycraft yang diproduksinya berawal dari pengalaman bekerjanya dulu.

Pengalaman kerja di luar daerah sebagai sales candle handycraft dari India membuatnya beralih menjadi pengusaha.

Sebab saat itu produksi kerajinan lambat.

Sementara pasarnya cukup besar.

"Akhirnya saya berusaha memproduksi sendiri. Proses memasarkan sekitar tahun 1995, kebetulan ada art shop di Kuta. Jadi kemudian karena ada pergeseran bahwa banyak tamu asing yang membeli di Ubud, maka membuka art shop di sana (Ubud) hingga saat ini," jelasnya.

Ia menerangkan, usahanya di kampung halaman berawal dari banyaknya permintaan generasi muda yang ingin bekerja di Denpasar atau Kuta.

Karena banyaknya, ia tidak mampu menyerap.

Akhirnya muncul ide membuka usaha di Negara, di kampung halaman sendiri.

Dari situlah kemudian usahanya menyerap keluarga dan teman serta tetangga di desa.

Halaman
1234
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved