Sawah di Bangli Menyusut 699 Ha, Beralih Fungsi Jadi Permukiman

Lahan persawahan di Kabupaten Bangli dalam setiap tahun terus mengalami alih fungsi menjadi pemukiman

Sawah di Bangli Menyusut 699 Ha, Beralih Fungsi Jadi Permukiman
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
MENYUSUT - Kondisi lahan pertanian basah di lingkungan LC Aya, Bangli, Rabu (25/9/2019). Lahan basah kini menyusut karena berubah fungsi menjadi permukiman dan lainnya. Sawah di Bangli Menyusut 699 Ha, Beralih Fungsi Jadi Permukiman 

Sawah di Bangli Menyusut 699 Ha, Beralih Fungsi Jadi Permukiman

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Lahan persawahan di Kabupaten Bangli dalam setiap tahun terus mengalami alih fungsi menjadi pemukiman.

Buktinya dalam lima tahun terakhir, penyusutan lahan sawah hampir mencapai 700 hektare.

Pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (Dinas PUPRKim) menyebut, kawasan lahan basah (sawah) ditetapkan seluas 2.735 hetare berdasarkan data perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bangli tahun 2013.

Sedangkan hasil pendataan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2018 silam, melalui peta citra dari Badan Informasi Geospasial (BIG), luas lahan basah di Kabupaten Bangli menjadi 2.036 hektare.

“Ini artinya luas lahan persawahan mengalami penyusutan seluas 699 hektare,” ungkap Kasi Perencanaan Tata Ruang Dinas, Dewa Raka Sutadarma, Rabu (25/9/2019).

Dari empat kecamatan se-Kabupaten Bangli, lanjut Dewa Raka, indikasi penyimpangan, khususnya untuk lahan pertanian paling tinggi terjadi di Kecamatan Bangli.

Seperti di wilayah Kelurahan Bebalang, indikasi penyimpangan lahan diperkirakan mencapai 28,20 hektare.

Selain Kelurahan Bebalang, di Kelurahan Cempaga indikasi simpangan lahan pertanian juga tergolong tinggi, diperkirakan mencapai 18,01 hektare.

“Lainnya yakni di Desa Tamanbali dengan luas penyimpangan diperkirakan mencapai 13 hektare, Desa Bunutin dengan 7 hektare, dan Kelurahan Kawan dengan 5,73 hektare,” sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved