Pengoplosan Gas Semakin Marak di Badung, Isi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Tabung Gas 12 Kg

Tim Monitoring dan Evaluasi Usaha Jasa Minyak Bumi dan Gas Kabupaten Badung melakukan sidak terkait dugaan pengoplosan gas yang marak terjadi

Pengoplosan Gas Semakin Marak di Badung, Isi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Tabung Gas 12 Kg
Tim Monitoring dan Evaluasi Usaha Jasa Minyak Bumi dan Gas Kabupaten Badung
PENGOPLOSAN GAS - Tim Monitoring dan Evaluasi Usaha Jasa Minyak Bumi dan Gas Kabupaten Badung saat melakukan sidang pengoplosan gas di wilayah Bongkasa Pertiwi, Kamis (26/9/2019). Pengoplosan Gas Semakin Marak di Badung, Isi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Tabung Gas 12 Kg 

Pengoplosan Gas Semakin Marak di Badung, Isi LPG 3 Kg Dipindahkan ke Tabung Gas 12 Kg

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Tim Monitoring dan Evaluasi Usaha Jasa Minyak Bumi dan Gas Kabupaten Badung melakukan sidak ke lapangan terkait dugaan pengoplosan gas yang marak terjadi di Badung

Tim Monitoring yang dipimpin langsung oleh Kasubag Ketenagakerjaan, ESDM dan Transmigrasi, Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Badung, Ni Komang Muliani beserta Satpol PP Kecamatan Abiansemal, dan Polres Badung itu langsung menyasar dua lokasi yang diduga terus melakukan pengoplosan gas yakni di daerah Sibang Gede dan Bongkasa Pertiwi, Kamis (26/9/2019).

Di wilayah Bongkasa Pertiwi, yang diduga tempat dilakukannya pengoplosan gas, tim menemukan secara langsung aktivitas penyalahgunaan LPG 3 Kg bersubsidi dengan cara pemindahan isi LPG 3 Kg ke tabung Gas 12 Kg dan 50 Kg.

Hal ini dibuktikan dengan adanya plastik segel/kondom yang berserakan, tumpukan es balok, tabung LPG 3 Kg, tabung gas 12 Kg dan 50 Kg.

“Di lokasi kami menduga ada pengoplosan. Pasalnya banyak ditemukan gas yang dioplos dipindahkan dari 3 Kg ke tabung 12 Kg,” ungkap Ni Komang Muliani.

Muliani mengatakan, saat di Bongkasa Pertiwi, tim tidak bertemu dengan pemilik langsung karena sedang tidak ada di tempat.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, tim memberikan surat panggilan kepada yang bersangkutan untuk segera datang ke Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Badung.

“Kami titipkan surat ke seseorang yang ada di sana, yang kami duga keluarga pelaku. Pelaku kami minta untuk datang ke kantor pada 8 Oktober mendatang,” jelasnya.

Setelah menyisir daerah Bongkasa Pertiwi, tim monitoring langsung menuju daerah Sibang Gede tepatnya di Jalan Darmasaba Permai, di belakang bengkel las  D & D Arta Sari.

Halaman
12
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved