Perintahkan Lakukan Pendampingan, Dandim Bangli Harap Babinsa Mampu Jadi Spirit bagi Petani

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Susut Koramil 1626-02/Susut Sertu Ketut Rediada yang melaksanakan pendampingan pengolahan lahan di Subak Juuk

Perintahkan Lakukan Pendampingan, Dandim Bangli Harap Babinsa Mampu Jadi Spirit bagi Petani
Pendam IX/Udayana
Babinsa Susut Koramil 1626-02/Susut Sertu Ketut Rediada saat melakukan pendampingan pengolahan lahan di Subak Juuk Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, BANGLI - Kegiatan pendampingan kepada kelompok tani atau subak merupakan implementasi dari kerja sama atau MoU antara Kementerian Pertanian RI dengan TNI.

Sebagai kepanjangan tangan dari satuan atas, Dandim 1626/Bangli memerintahkan para Babinsa untuk senantiasa melaksanakan pengawalan dan pendampingan kepada kelompok tani atau subak yang ada di wilayah Bangli dengan harapan swasembada pangan dapat terwujud.

Hal ini disampaikan Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Himawan Teddy Laksono ketika ditanya terkait peran para Babinsa dalam membantu para petani dalam mewujudkan program swasembada pangan, Kamis (26/9/2019) kemarin di Kantor Makodim.

Semua Lapas di Bali Overload , Tukadmungga Kandidat Lapas Baru di Singaraja

Tak Hanya Dandhy Dwi Laksono, Eks Vokalis Banda Neira Ananda Badudu Juga Ditangkap

"Dengan kehadiran TNI, dalam hal ini para Babinsa di lapangan diharapkan menambah spirit petani dalam mengolah lahan sawahnya. Oleh karena itu, Babinsa harus merangkul petugas penyuluh lapangan (PPL) sebagai kepanjangan pemerintah di lapangan sehingga bisa berjalan seirama dalam memajukan pertanian di wilayahnya", ungkap Dandim melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/9/2019).

Menurutnya, untuk menyangga ketahanan pangan di wilayah Bangli dan Bali serta meningkatkan hasil produktivitas petani, maka peran aktif para Babinsa sangat penting.

Seperti halnya yang dilakukan Babinsa Susut Koramil 1626-02/Susut Sertu Ketut Rediada yang melaksanakan pendampingan pengolahan lahan di Subak Juuk Bali.

Pengolahan lahan untuk membantu  petani itu merupakan komitmen bersama antara TNI, pemerintah daerah dan kelompok tani atau subak dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Bangli.

Polisi Pulangkan Dandhy Dwi Laksono Tapi Statusnya Tetap Tersangka Penebar Kebencian

Kiper Bali United Dipanggil Perkuat Timnas Indonesia, Spider Wan: Ini Pertama Kali dalam Karir Saya

Sebagaimana diketahui, bahwa di wilayah Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli merupakan daerah yang memiliki luas lahan pertanian paling luas.

"Hasil pertanian di sini cukup bagus sehingga diharapkan menjadi  penyangga daerah Bangli dan juga daerah lainnya di Bali", ungkap Sertu Ketut.

Mahasiswa Tewas Kena Tembak Saat Demo, Polisi Bantah Gunakan Peluru Tajam Amankan Unjuk Rasa

Dirinya merasa senang dapat membantu petani dalam pengolahan lahan dan berkomitmen untuk membantu petani paska pengolahan lahan sampai dengan panen. 

Babinsa asal Tampaksiring Gianyar tersebut akan berupaya semaksimal mungkin membantu petani dalam rangka pendampingan.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved