Temuan Inspektorat Kabupaten Klungkung, BUMdes Diduga Selewengkan Rp 645 Juta,

Inspektorat Kabupaten Klungkung telah merampungkan audit terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Kertha Jaya

Temuan Inspektorat Kabupaten Klungkung, BUMdes Diduga Selewengkan Rp 645 Juta,
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
KANTOR   - Kantor Bumdes Kertha Jaya di Desa Besan, Dawan, Kabupaten Klungkung. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Inspektorat Kabupaten Klungkung telah merampungkan audit terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) Kertha Jaya di Besan yang  setahun terakhir belum menyampaikan laporan keuangan kepada pemerintah desa.

Dari hasil audit itu, inspektorat menemukan adanya beberapa penyimpangan.

Di antaranya, kredit fiktif yang uangnya diduga diselewengkan pengurus Bumdes senilai  Rp 645 juta.

Inspektur Daerah Kabupaten Klungkung I Made Seger menjelaskan, pihaknya melakukan audit atas permintaan Perbekel Desa Besan I Ketut Yasa karena BUMdes Kertha Jaya di desa itu tidak menyampaikan laporan keuangan.

"Setelah adanya permintaan dari pihak desa dan mendapatkan izin bupati, barulah kami mulai lakukan audit," ujar Made Seger, Kamis (26/9).

Dijelaskannya, audit sejak awal September lalu menyasar aktivitas bidang usaha simpan pinjam BUMdes Kertha Jaya.

Hasil audit  rampung, Selasa (24/9) dan sudah disampaikan kepada  Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta maupun ke Perbekel Desa Besan Ketut Yasa.

"Saat audit memang ada temuan administrasi dan keuangan," jelas Made Seger.

Ihwal temuan administrasi, kata Made Seger, ada struktur BUMdes Desa Besan di luar ketentuan dan pelaporan belum sesuai mandat.

Ditemukan pula kredit fiktif dan  uang BUMdes yang diduga digunakan secara pribadi oleh bendahara dan sekretaris.  Jumlahnya sekitar Rp 645 juta.

Halaman
123
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved