Total Premi Baru Rp 54,57 Triliun, Potensi Industri Asuransi Cukup Besar

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar Seminar Digital & Risk Management in Insurance (DRIM) 2019

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Temu media - Sejumlah pengurus AJJI saat temu media pada seminar di Bali, kemarin. Total Premi Baru Rp 54,57 Triliun, Potensi Industri Asuransi Cukup Besar 

Total Premi Baru Rp 54,57 Triliun, Potensi Industri Asuransi Cukup Besar

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menggelar Seminar Digital & Risk Management in Insurance (DRIM) 2019 di Nusa Dua, Badung, Bali, pada Rabu-Jumat (25-27/9/2019).

Seminar dibuka Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan (IKNB 2A OJK), Ahmad Nasrullah, didampingi Ketua AAJI, Budi Tampubolon dan Ketua Panitia DRIM 2019, Wiroyo Karsono.

Seminar dengan tema “Capturing Potentials Among Digital Millenials” ini diikuti 500 peserta.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon mengatakan, melalui kegiatan DRIM 2019 ini, diharapkan industri asuransi dapat menyiapkan strategi yang tepat guna meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia.

“Besarnya potensi pasar industri asuransi di Indonesia ini harus segera digarap. Beragam kemudahan teknologi saat ini kami yakin mendorong percepatan penetrasi pasar khususnya anak-anak milenial,” katanya, Kamis (26/9/2019).

Penetrasi asuransi jiwa, kata dia, terbilang masih cukup rendah.

Sementara penetrasi penggunaan internet di Indonesia sangat tinggi.

Ini merupakan suatu opportunity bagi industri asuransi jiwa.

“Transformasi digital adalah kunci penghubung untuk kedua hal tersebut,” imbuhnya.

Halaman
123
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Irma Budiarti
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved