Jadi Zona Merah, Forum Dokter Hewan Peduli Rabies Adakan Vaksinasi dan Kaltrasi di Kampial

Pada akhir bulan kemarin, ada kasus gigitan positif anjing rabies di sini. Jadi kita pilih kegiatan baksos di sini

Jadi Zona Merah, Forum Dokter Hewan Peduli Rabies Adakan Vaksinasi dan Kaltrasi di Kampial
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana baksos Forum Dokter Hewan Peduli Rabies yang mengadakan vaksinasi dan kaltrasi anjing di Banjar Menesa Benoa Kampial Kuta Selatan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

 
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - World Rabies Day menjadi momentum yang dinilai tepat oleh Forum Dokter Hewan Peduli Rabies untuk mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) kontrol populasi anjing dan vaksinasi rabies.

 
Forum Dokter Hewan Peduli Rabies ini beranggotakan dokter hewan praktisi hewan kecil, praktisi hewan besar dan praktisi hewan poultry mengadakan kegiatan baksos di Balai Banjar Menesa, Kampial, Kuta Selatan Badung, Sabtu (28/9/2019).

 
Kenapa memilih daerah tersebut? Ketua Forum Dokter Hewan Peduli Rabies, drh. I Dewa Made Anom menyampaikan banjar Menesa dipilih karena daerah ini dinyatakan sebagai zona merah.

“Pada akhir bulan kemarin, ada kasus gigitan positif anjing rabies di sini. Jadi kita pilih kegiatan baksos di sini,” ungkap drh. Made Anom.

Diduga Sopir Mengantuk, Pick Up Tabrak Penyengker hingga Nyangkut

Mengapa Manusia Punya 10 Jari Tangan? Ini Faktanya

 
Ia menambahkan, kegiatan yang dimulai sekira pukul 10.00 Wita tercatat ada sebanyak 70 anjing diberikan vaksinasi rabies dan yang dikastrasi atau dikebiri tercatat 55 yakni 20 ekor anjing jantan dan betina sebanyak 35 ekor.

“Jadi sudah 55 ekor yang kita lakukan kaltrasi atau kebiri guna kontrol populasi. Kontrol populasi adalah bagian daripada metode untuk penanganan rabies,” jelasnya.

 
Ke depan, program baksos seperti ini akan diadakan rutin setiap bulan oleh Forum Dokter Hewan Peduli Rabies di seluruh Bali, khususnya daerah yang masuk zona merah rabies.

 
“Rencananya ke depan kita adakan setiap bulan menyebar seluruh Bali. Khususnya menyebar ke daerah-daerah yang dinyatakan zona merah,” tambah drh. Made Anom.

Kekeringan di TNBB Bali Barat, Kera Hitam Pun Tak Mampu Bertahan Hidup Karena Dehidrasi Berat

Ameno Coffee And Eatery, Coffee Shop yang Tak Hanya Sajikan Kopi

 
Ia pun mengimbau dan berharap kepada semua lapisan masyarakat ikut peduli terhadap keberadaan Bali, khususnya kepada para pemilik anjing.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved