Penggerebekan Terduga Teroris di Salatiga, Ini 5 Faktanya

Tim Densus 88 menangkap satu orang terduga teroris, penggerebekan terjadi di Perum Argo Tunggal Ledok Argomulyo, Salatiga

Penggerebekan Terduga Teroris di Salatiga, Ini 5 Faktanya
(KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)
Suasana penggerebekan terduga teroris di Perum Argo Tunggal Ledok Salatiga 

TRIBUN-BALI.COM - Tim Densus 88 menangkap satu orang terduga teroris, penggerebekan terjadi di Perum Argo Tunggal Ledok Argomulyo, Salatiga, Jawa Tengah, pada Jumat (27/7/2019) sekitar pukul 18.00 WIB Saat akan ditangkap, terduga teroris berinisial W mengeluarkan parang untuk melawan petugas, hingga akhirnya ditembak petugas.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan, adanya teroris yang tinggal di Salatiga akan menjadi evaluasi terhadap pola pengamanan lingkungan.

Berikut ini fakta penggerebekan teroris di Salatiga selengkapnya:

1. Digerebek dikediaman keluarga

Terduga teroris yang ditangkap di Salatiga, sudah menginap selama dua hari di rumah saudaranya yang ada di Perum Argo Tunggal Ledok.

Selama ini, terduga teroris berinisial W itu diketahui tinggal di Cirebon.

Menurut keterangan pemilik rumah, Hajid Setyawan, W adalah keponakan dari istrinya.

"Dia dulu juga tinggal di Salatiga, tapi setelah cerai pergi kerja ke Cirebon dan mendapat istri di sana," ujar Hajid, Jumat (27/9/2019).

2. Ditembak karena melawan saat ditangkap

Saat penggerebekan, Hajid sedang berada di luar rumah. Hajid dikabari istrinya ada pengejaran penjahat.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved