1 dari 7 Perempuan Menikah Sebelum Usia 18 Tahun, 3 Wilayah di Indonesia Ini Cukup Tinggi

Ia menyebut, laporan Unicef tahun 2016 menyatakan bahwa 1 dari 7 perempuan di Indonesia menikah sebelum usia 18 tahun.

1 dari 7 Perempuan Menikah Sebelum Usia 18 Tahun, 3 Wilayah di Indonesia Ini Cukup Tinggi
Tribun Bali/Widyartha Suryawan
Suasana pelatihan jurnalis di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, Minggu (29/9/2019). Pelatihan jurnalistik ini digelar oleh Rutgers WPF Indonesia sebagai salah satu rangkaian dari The First International Conference on Indonesia Family Planning and Reproductive Health (ICIFPRH). 

TRIBUN-BALI.COM, YOGYAKARTA - Masalah perkawinan anak, kehamilan remaja yang tidak diinginkan, dan sunat perempuan menjadi salah-satu isu yang dibahas dalam pelatihan jurnalis di Hotel Sahid Raya, Yogyakarta, Minggu (29/9/2019).

Sexual & Reproductive Health Rights oleh SRHR Program Coordinator – Rutgers WPFIndonesia, Nur Jannah menjelaskan, Program Yes I Do (YID) berupaya untuk merespons konektivitas antara ketiga masalah tersebut.

"Program ini dikerjakan oleh aliansi yang terdiri dari berbagai organisasi yang menjalin kerja sama. Salah satunya oleh Rutgers WPF Indonesia," ujar Nur Jannah.

Ia menyebut, laporan Unicef tahun 2016 menyatakan bahwa 1 dari 7 perempuan di Indonesia menikah sebelum usia 18 tahun.

Konsisten Digelar, Rai Mantra Apresiasi Pelaksanaan Entrepeneur Festival 

Dari Pameran Instastory hingga Dance Cover, Berikut Agenda Seni Seminggu ke Depan

"Banyak hal yang bisa mempengaruhi kawin anak terjadi. Bukan hanya faktor ekonomi, ini tentang pemaknaan posisi gender dan seksualitas," imbuhnya.

Oleh karena itulah, program Yes I Do (YID) hadir sebagai upaya untuk perbaikan taktis dan strategis.

Ditambahkan, saat ini ada 3 wilayah kerja program YID di Indonesia, yaitu Sukabumi, Rembang, dan Lombok (NTB).

Kebakaran Toko Plastik di Sesetan, Warga Jimbaran Ini Merugi Rp 300 Juta

Bertajuk Sarjana Cari Aman, Seminar Safety Riding Digelar Astra Motor Bali dan Ditlantas Polda Bali

Ketiga wilayah tersebut termasuk wilayah dengan angka perkawinan anak dan kehamilan remaja yang cukup tinggi. (*)

Penulis: Widyartha Suryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved