Petaka Numpang Nonton, 6 Kali Bunga Dipaksa Pamannya Bersetubuh, dari Ruang Tamu hingga Dapur

Dilakukan Saat Istri Tidur dan Pergi ke Pasar. Kejadian pertama terjadi pada 17 September 2019 sekira pukul 19.30 WIB, di ruang tamu saat korban sedan

Petaka Numpang Nonton, 6 Kali Bunga Dipaksa Pamannya Bersetubuh, dari Ruang Tamu hingga Dapur
TRIBUN BALI/RIZKI LAELANI/ Pixabay
ILUSTRASI-Kasus persetubuhan terhadap seorang gadis belia sebut saja Bunga (15) asal Aceh Utara juga terjadi ketika istri tersangka sedang tertidur dalam kamarnya. 

Petaka Numpang Nonton, 6 Kali Bunga Dipaksa Pamannya Bersetubuh, dari Ruang Tamu hingga Dapur

Pria Ini Setubuhi Ponakan 6 Kali Selama 2 Minggu, Dilakukan Saat Istri Tidur dan Pergi ke Pasar. Kejadian pertama terjadi pada 17 September 2019 sekira pukul 19.30 WIB, di ruang tamu saat korban sedang menonton televisi.

TRIBUN-BALI.COM, ACEH - Kasus persetubuhan terhadap seorang gadis belia sebut saja Bunga (15) asal Aceh Utara juga terjadi ketika istri tersangka sedang tertidur dalam kamarnya.

Sedangkan tersangka berinisial EA (35) asal Kecamatan Langkahan Aceh Utara masuk ke dalam kamar kemenakannya dan melakukan perbuatan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, pria tersebut diringkus aparat Polres Aceh Utara di rumahnya pada Kamis (26/9/2019), setelah kasus itu dilaporkan oleh abang kandung korban SB asal Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) polres setempat.

Live Streaming Bali United vs Kalteng Putra, Ini Statistik dan Prediksi Serdadu Tridatu Bisa Menang

Pengaruh Presiden Jokowi Diuji Parpol, Dapat Tentangan dari PDIP dan Mahasiswa

Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama SH seperti dikuti dari Serambinews.com, Minggu (29/9/2019) menyebutkan, kejadian pertama terjadi pada 17 September 2019 sekira pukul 19.30 WIB, di ruang tamu saat korban sedang menonton televisi.

Kemudian kejadian kedua terjadi pada 18 September 2019 sekira pukul 09.00 WIB juga terjadi di depan televisi, saat istri korban sedang berbelanja ke pasar.

Kemudian kejadian ketiga terjadi 20 September di dapur pada pukul 21.00 WIB.

“Berikutnya kejadian ke empat pada 21 September 2019 terjadi sekira pukul 24.00 WIB, dalam kamar, bersebelahan dengan kamar istri tersangka. Saat itu istri tersangka sedang tertidur,” ujar Kasat Reskrim.

Pencabulan ke lima terjadi lagi di dapur pada 22 September sekira pukul 08.00 WIB di dapur saat istri korban sedang ke pasar.

Sedangkan untuk kejadian terakhir sebelum tersangka dilaporkan ke polisi terjadi pada 23 September 2019, sekira pukul 10.00 WIB, saat korban sedang menonton televisi.

“Dalam sepekan korban enam kali melakukan pencabulan terhadap korban yang menumpang di rumahnya,” ujar Kasat Reskrim. (*)

 

Artikel ini ditulis Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved