Polemik Soal PHR, Bupati Bangli Izin Kapolda untuk Tutup Sungai, Begini Respon Pemkot Denpasar 

Bupati Bangli, I Made Gianyar sadar ancamannya menutup sungai dengan sampah terkait penghentian PHR dari Pemkot Denpasar memunculkan beragam respons.

Polemik Soal PHR, Bupati Bangli Izin Kapolda untuk Tutup Sungai, Begini Respon Pemkot Denpasar 
TRIBUN BALI/MUHAMMAD FREDEY MERCURY/Supartika
Bupati Bangli, I Made Gianyar dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI -- Bupati Bangli, I Made Gianyar sadar ancamannya menutup sungai dengan sampah terkait penghentian PHR dari Pemkot  Denpasar memunculkan beragam respons.

Namun ia mengaku punya dasar pertimbangan.

Bupati Bangli menjelaskan, mengingat letaknya di hulu sungai, wilayah Bangli wajib menjaga lingkungan dan memelihara hutan. 

"Kita tidak boleh bangun hotel berbintang. Kawasan yang dibangun juga tidak boleh lebih dari 10 persen. Khususnya untuk daerah-daerah wisata, sehingga Bangli dari aspek pembangunan tidak bebas," ujar Gianyar, Sabtu (28/9).

Di lain sisi, Kabupaten Badung dan Kota Denpasar diberikan ruang membangun seluas-luasnya.

Berdasarkan hal ini, lanjut dia, dua wilayah tersebut  wajib memberikan kompensasi berupa dana bagi hasil Pajak Hotel Restoran (PHR) kepada enam kabupaten lainnya.

"Kecuali Kabupaten Gianyar. Dia tidak memberi dan tidak menerima. Karena saat itu mungkin pembanguan hotel di Gianyar belum seperti sekarang ini. Kalau seperti sekarang, mungkin Gianyar harusnya ikut memberi (PHR)," katanya.

Bupati Made Gianyar menyesalkan keputusan Walikota Denpasar menghentikan PHR untuk Bangli dan lima daerah lainnya yang sudah berlangsung sejak lama.

 "Sudah lama itu. Saya sejak jadi wakil bupati sudah ada. Ida Peranda Ladip saat jadi Bupati Bangli (1990-2000) sudah ada. Bahkan semenjak Bali ini dibangun kepariwisataannya sudah ada," ujarnya.

Menurut Gianyar hal-hal positif semestinya tidak boleh ditinggalkan seperti pemberian PHR.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved