Sebelum Dilantik, Perbekel di Jembrana Akan Dilatih Tata Pemerintahan
Sebelum perbekel terpilih itu nantinya duduk di kursinya, akan ada pelatihan kepada para perbekel baru
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Irma Budiarti
Sebelum Dilantik, Perbekel di Jembrana Akan Dilatih Tata Pemerintahan
TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Pemilihan Perbekel (Pilkel) 2019 sudah rampung digelar di Kabupaten Jembrana.
Sebanyak delapan orang incumbent gugur dan digantikan pendatang baru yang melenggang memimpin desanya selama enam tahun ke depan.
Sebelum perbekel terpilih itu nantinya duduk di kursinya, akan ada pelatihan kepada para perbekel baru.
Hal itu disampaikan Bupati Jembrana I Putu Artha, bahwa akan ada pelatihan kepada perbekel baru sebelum menjabat.
Sebab, para perbekel ini akan menampuk jabatan dalam masa bhakti 2019-2025, atau enam tahun lamanya.
Guna memastikan perbekel mampu melaksanakan tata pemerintahan serta tugasnya dengan baik, maka dinas PMD akan memberikan materi pelatihan dan pembinaan kepada para perbekel.
"Pelatihan itu supaya mereka bisa langsung bekerja seusai dilantik, tidak ada keragu-raguan lagi dalam menjalankan berbagai program kerja yang telah disiapkan," ucapnya, Minggu (29/9/2019).
Dijelaskannya, pelatihan menjelang dilantik ini, khususnya bagi mereka perbekel baru.
Supaya perbekel baru paham gambaran tugas yang akan diemban, serta berbagai aturan maupun regulasi mengingat beban serta tanggung jawab perbekel makin berat.
"Peran perbekel sangatlah strategis jika dilihat besaran anggaran yang dialokasikan ke desa. Mereka juga dituntut mampu mengelola potensi daerahnya. Selain dari pemerintah pusat dengan dana desa, alokasi anggaran juga dikucurkan pemerintah daerah melalui ADD, bagi hasil pajak serta pendapatan lainnya," ungkapnya.
Bupati asal Melaya itu mengaku, pelatihan nanti memberikan pemahaman tentang hak dan kewajiban kepala desa, dan bagaimana membangun sinergitas dengan OPD (organisasi perangkat daerah), dengan sesama perangkat desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa I Gede Sujana megatakan akan segera menindaklanjuti masukan bupati dengan menjadwalkan pelatihan sebelum mereka dilantik 6 Desember 2019 nanti.
Tujuannya meningkatkan kapasitas serta kapabilitas perbekel.
Tidak hanya bagi yang baru menjabat, tapi juga pejabat sebelumnya.
"Materinya nanti seputar tata kelola keuangan desa, teknik penyusunan RPJMDes serta APBDes," ungkapnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bupati-jembrana-saat-memantau-jalannya-pilkel-serentak-di-beberapa-desa-di-jembrana.jpg)