"Jadilah Pemilik yang Peduli" BAD Gelar Vaksinasi, Kastrasi dan Sterilisasi 40 Anjing dan Kucing

Respon masyarakat baik sekali. Bahkan ada yang sudah antri dari jam 07.00 WITA dan nggak kebagian kuota, karena kuota kita terbatas

Tribun Bali/Meika Pestaria Tumanggor
Bali Animal Defender (BAD) menggelar vaksinasi rabies, kastrasi dan sterilisasi untuk anjing dan kucing Bali di Banjar Kelod Renon, Senin (30/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Bali/ Meika Pestaria Tumanggor

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali Animal Defender (BAD) menggelar vaksinasi rabies, kastrasi dan sterilisasi untuk anjing dan kucing Bali di Banjar Kelod Renon, Senin (30/9/2019).

Mengangkat tema Jadilah Pemilik yang Peduli, BAD memperkenalkan kepada masyarakat pentingnya vaksinasi rabies, kastrasi dan sterilisasi untuk anjing dan kucing.

"Kita mau memperkenalkan kepada masyarakat tentang vaksinasi rabies, kastrasi dan sterilisasi. Anjing dan kucing yang melakukan kastrasi dan sterilisasi dapat ditekan perkembanganbiakannya atau tidak memperbanyak keturunan. Hal ini penting karena banyak anjing dan kucing lokal yang dibuang di jalanan kalau sudah berkembang biak," kata Moza, Pendiri sekaligus bendahara Bali Animal Defender.

"Sementara, untuk vaksin rabies untuk mencegah tidak terjadi nya hal-hal negatif di lingkungan akibat gigitan anjing, sekaligus membantu kesehatan anjing. Vaksin ini wajib dilakukan setahun sekali," tambah Moza.

Ingin Ikut Demo, Satpam Ini Nyamar Jadi Anak SMA Naik Kontainer Tapi Malah Terjaring Razia

Jika Mengalami 8 Gejala Ini pada Mata, Segera Periksakan ke Dokter

Pada kegiatan kali ini kuota yang disediakan untuk kastrasi dan sterilisasi adalah 40 anjing dan kucing yang terdiri dari 20 jantan dan 20 betina.

Moza mengaku banyak masyarakat yang memiliki anjing dan hewan yang tidak kebagian kuota.

"Respon masyarakat baik sekali. Bahkan ada yang sudah antri dari jam 07.00 WITA dan nggak kebagian kuota, karena kuota kita terbatas," ujar Moza.

Bagi yang belum masuk dalam kuota, Moza mengatakan akan diakomodasi pada kegiatan berikutnya yang digelar bulan depan.

"BAD pengen setiap bulan mengadakan kegiatan ini. Sampai masyarakat tahu kenapa anjing dan kucing harus di steril. Jadi tidak hanya diurus, dikasih makan, tapi juga tahu untuk kesehatan. Selanjutnya kita juga akan pindah lokasi ke banjar lain," kata Moza.

Soal Kisruh PHR, Gubernur Koster Tak Salahkan Denpasar dan Siapkan Skema untuk Bangli

Ciputra Memasarkan Properti di Pinggir Pantai Eksotis Yeh Gangga Tabanan, Ini Harganya

Halaman
12
Penulis: Meika Pestaria Tumanggor
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved